PLN Groundbreaking PLTMG Sumbawa

oleh -8 views
Peletakan batu pertama pembangunan PLTMG Sumbawa di Kecamatan Badas, Kamis 1 Juni 2017
bankntb

Pasokan Listrik Sumbawa akan Bertambah 2 Kali Lipat

SUMBAWA BESAR, SR (01/06/2017)

amdal

Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara (SNT), Machnizon Masri didampingi Kepala Divisi Konstruksi Regional SNT, Hakim Nawawi, General Manager PLN UIP Nusra, Djarot Hutabri dan General Manager PLN Wilayah NTB, Mukhtar melakukan groundbreaking Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sumbawa yang berlokasi di Badas, Kabupaten Sumbawa, Kamis (1/6). Pembangkit ini merupakan bagian dari program 35.000 Megawatt (MW) yang diusung pemerintahan Presiden Joko Widodo.

PLTMG berkapasitas 50 MW ini akan memperkuat sistem kelistrikan Sumbawa dan merupakan upaya percepatan peningkatan rasio elektrifikasi, serta pertumbuhan ekonomi NTB. “Listrik ini menjadi kebutuhan utama masyarakat, oleh karena itu kita harus menyelesaikan proyek ini secara serius agar listriknya bisa segera dinikmati oleh masyarakat,” kata Machnizon Masri.

Penandatanganan Komitmen “Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Sistem Manajemen WIKA yang dilakukan GM UIP Nusra dan General Manager WIKA

Sistem kelistrikan di Provinsi NTB terdiri dari 3 sistem yang terpisah, yaitu Sistem Lombok, Sistem Sumbawa, dan Sistem Bima. Sistem Sumbawa sendiri saat ini memiliki kapasitas pembangkit sebesar 50 MW dengan beban puncak sebesar 40 MW. Dengan tambahan 50 MW dari PLTMG Sumbawa, maka pasokan listrik di Sumbawa akan bertambah dua kali lipat. “Jika Sumbawa dan Bima sudah interkoneksi dengan jaringan transmisi listrik dari PLTMG Sumbawa ini juga bisa memperkuat kelistrikan Bima,” terang Machnizon.

Pembangunan PLTMG Sumbawa ini diperkirakan membutuhkan waktu selama 18 bulan agar dapat beroperasi. Pembangkit ini ditargetkabn akan memperkuat sistem Sumbawa pada Desember 2018. Dengan masuknya PLTMG Sumbawa diharapkan rasio elektrifikasi di NTB dapat meningkat dari 79,44 persen pada Bulan April 2017, menjadi di atas 95 persen pada akhir tahun 2109. “Kalau sudah beroperasi, listrik ini bisa digunakan untuk melistriki lebih kurang 110.000 kepala keluarga,” jelas Direktur Bisnis Regional SNT ini. Selain itu lanjutnya, ketersediaan listrik ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan investasi di Sumbawa. “Investor mau bangun industry atau hotel tidak perlu memikirkan listrik, PLN siap,” ujar Machnizon.

Baca Juga  Prihatin Banjir Dompu, Zul-Rohmi Segera Kirim Bantuan
PLN menyerahkan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara sebesar Rp 120 juta untuk masjid, sekolah dan MCK desa.Untuk diketahui, hadir dalam groundbreaking PLTMG Sumbawa di antaranya Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi, Kapolres AKBP Yusuf Sutejo, Kajari Paryono SH MH, Dandim 1607 Sumbawa, Letkol ARM Sumanto S.Sos, Manajer Unit Pelaksana Pembangunan Sumbawa M. Sohwan, Kepala PLN Area Sumbawa Ahmad Syauki, Rektor UTS Dr. Andy Tirta M.Sc, para kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu PLN menyerahkan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara sebesar Rp 120 juta yang diperuntukan bagi bantuan Masjid At Taqwa Dusun Kanar, Masjid Babussalam Dusun Empan, Pura Puseh Dese Balai Agung Desa Badas Kecamatan Badas, dan bantuan sarana olahraga SMPN 2 Badas, masing-masing Rp 25 juta. CSR ini juga untuk MCK Desa Badas Kecamatan Badas sebesar Rp 20 juta. Di tempat sama juga dilakukan penandatanganan Komitmen “Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Sistem Manajemen WIKA yang dilakukan GM UIP Nusra dan General Manager WIKA. (JEN/SR/*)

 

iklan bapenda