Safari Perdana di Alas, Wabup Gelontorkan Bantuan Ratusan Juta

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (30/05/2017)

Sudah menjadi program pemerintah daerah sepanjang bulan puasa adalah melakukan Safari Ramadhan 1438 H. kegiatan ini sebagai upaya pemimpin mendekatkan diri kepada rakyatnya di samping sarana untuk menyampaikan program-program pembangunan. Senin (29/5) malam kemarin, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah memimpin rombongan I dan II termasuk di dalamnya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan Safari Ramadhan perdana di Kecamatan Alas dan melaksanakan sholat isya dan taraweh di Masjid Besar Al-Falah Desa Dalam.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis terdiri dari bantuan bidang kelautan dan perikanan senilai Rp 29.088.000, bantuan bidang pertanian Rp 348.750.000, bantuan pembangunan masjid Rp 10.000.000 dan bantuan dari BNI 46 Sumbawa. “Mengiringi nuansa kebahagiaan ini, saya mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Sumbawa untuk menjalankan ibadah dengan penuh kedamaian, persaudaraan yang rukun dan harmonis. Semoga ibadah kita membawa berkah, kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh umat dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” harap Haji Mo’—akrab Wabup disapa.

Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan program Safari Ramadhan dengan melibatkan seluruh perangkat daerah Kabupaten Sumbawa, instansi vertikal, BUMN/BUMD yang ada di Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut dilakukan selain untuk mempererat silaturrahmi antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan perkembangan pembangunan dalam berbagai bidang. “Saya berharap semua sektor pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat. Dalam kaitan ini perlu saya ingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Karena itu, saya meminta kepada seluruh jajaran pemerintah, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa sampai ke tingkat dusun serta RT dan RW, agar selalu melibatkan masyarakat dalam setiap proses pembangunan secara berjenjang,” ungkap Wabup.

Baca Juga  Data Kemiskinan di KSB Masih Belum Jelas

Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini terus melakukan percepatan-percepatan dalam berbagai bidang pembangunan, salah satu diantaranya dengan meluncurkan program “KRABAT” (Kredit Sahabat), yaitu kredit tanpa bunga untuk membantu petani miskin agar tidak terjerat rentenir dalam mengembangkan usahanya. Harapannya secara perlahan desa-desa di Seluruh Kabupaten Sumbawa bisa menjadi desa bebas rentenir. Kondisi terkini perkembangan desa di Kabupaten Sumbawa yang berstatus “Maju” baru mencapai 10 desa (6,37%), selebihnya status “Berkembang” sejumlah 90 desa (57,32%), status “tertinggal” sebanyak 51 desa (32,48%), dan masih ada 6 desa (3,82%) berstatus “sangat tertinggal”. Inilah yang terus diperjuangkan secara bersama-sama agar dalam waktu yang tidak lama seluruh desa mampu mengembangkan kemandiriannya dalam menyelenggarakan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan berkembang menuju Sumbawa yang hebat dan bermartabat. (JEN/SR)

 

 

iklan bapenda