Ganti Rugi Lahan Bandara, 29 Orang Dapat 20,6 Milyar

oleh -10 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (30/05/2017)

Sebanyak 29 orang dari 41 pemilik lahan yang setuju lahannya dibebaskan untuk pembangunan perpanjangan runway (landasan pacu) Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, menerima ganti rugi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa bersama panitia pelaksana pengadaan tanah Kanwil BPN Provinsi NTB. Pembayaran ganti rugi ini berlangsung di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (29/5) kemarin.

Kepala Bagian Pertanahan Setda Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris, S.Sos didampingi Kasubag Pengadaan Tanah, Surbini, SE., MM dalam keterangan persnya mengatakan, ganti rugi terhadap 29 orang ini untuk 35 bidang tanah seluas 75.841 meter persegi (M2) dengan jumlah dana Rp 20.678.666.570 (20,6 Milyar). Sisanya 12 orang masih dalam pengurusan dokumen kepemilikan tanah (bukti alas hak) sebagai dasar pembayaran ganti kerugian. Untuk diketahui ungkapnya, anggaran ganti rugi yang telah disiapkan dalam APBD Kabupaten Sumbawa Tahun 2017 mencapai Rp 35 milyar. Sedangkan hasil penilaian penilai independen (Appraisal) sebesar Rp 52.676.210.000 (52,6 Milyar) sehingga masih ada kekurangan anggaran sebesar Rp 17.676.210.000,- (17,6 Milyar) yang akan diusulkan dalam APBD-P Tahun 2017.

Penerima Ganti rugi pembebasan lahan pembangunan Runway Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin

Dari anggaran Rp 35 M ini yang telah tersedia dalam APBD Kabupaten Sumbawa dapat dilakukan pembayaran 100% kepada pihak yang berhak dengan nilai ganti kerugian di bawah Rp 1 Milyar per bidang tanah. Sedangkan ganti kerugian di atas Rp 1 Milyar akan dibayarkan dalam 2 tahap. Yaitu Tahap I sebesar 66 % setelah Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian, sedangkan Tahap II sebesar 34 % setelah penetapan APBD-P Kabupaten Sumbawa, sesuai dengan Berita Acara Kesepakatan antara pihak yang berhak dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  Polres Mataram Bekuk Residivis Pembegal Motor

Sedangkan untuk 15 orang yang mengajukan keberatan ke Pengadilan, pembayaran ganti kerugian belum dapat dilakukan karena masih menunggu hasil keputusan Pengadilan Negeri Sumbawa Besar atau Mahkamah Agung RI. Jumlah besaran ganti kerugian untuk 15 orang ini mencapai Rp 11.963.390.000 (11,9 Milyar) dan anggarannya akan disiapkan dalam APBD-P 2017. “Pembayaran ganti kerugian kami prioritaskan dulu kepada pihak yang berhak yang sudah setuju terhadap besaran ganti kerugian agar serapan anggaran di Bagian Pertanahan Setda Kabupaten Sumbawa sesuai dengan yang telah direncanakan,” jelasnya.

Seperti diberitakan, kondisi terakhir pengadaan tanah untuk pembangunan perpanjangan runway, perluasan Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar, dari 62 orang pihak yang berhak untuk 77 bidang Tanah, adalah 41 orang (66,13 %) dengan 53 bidang tanah menyatakan setuju. Sementara yang belum setuju hanya 21 orang (33,87 %) dengan jumlah 24 bidang tanah. (JEN/SR)

 

iklan bapenda