Tidak Ada Ganti Rugi Lahan Lebo yang Dikelola Masyarakat

oleh -0 views
Endang Ariyanto S.Sos, Kabag Pemerintahan Sekda KSB
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR ( 26/05/2017)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menegaskan tidak akan ada satupun lahan yang dikelola masyarakat yang masuk dalam wilayah konservasi akan mendapat ganti rugi. Sebab lahan yang digunakan tersebut adalah milik pemerintah pusat. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Setda KSB, Endang Arianto S.Sos saat sosialisasi dan diskusi terkait normalisasi wilayah koservasi Danau Lebo Taliwang, belum lama ini.

amdal

Menurut Endang, dalam pertemuan sebulan yang lalu Pemda menyatakan harus tegas dalam menyikapi tindakan masyarakat yang mengklaim lahan wilayah konservasi Lebo. Pasalnya hasil pra identifikasi ada masyarakat yang mengklaim hingga mepet ke batas pal yang sudah ditentukan BKSDA. “Ketegasan pemerintah ini karena ada riak-riak, bahwa masyarakat yang mengklaim lahan itu meminta ganti rugi. Jadi kami tegaskan tidak ada ganti rugi dalam bentuk apapun,” tegasnya.

Ketika ada ganti rugi yang diberikan kepada salah satu dari mereka, maka resikonya akan ada tuntutan dari masyarakat lain yang telah memanfaatkan lahan seluas 18 kilometer tersebut. Karenanya untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah akan membentuk Tim Penertiban Lahan Konservasi Danau Lebo melibatkan TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa, yang mulai bekerja sejak Kamis (25/5) kemarin. Hal ini harus dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan pembangunan sabuk pengaman yang didanai pemerintah pusat dapat berjalan lancar.

Untuk diketahui, Danau Lebo semula memiliki luas 1.600 hektar. Seiring berjalannya waktu, danau tersebut mengalami pendangkalan karena kian banyak gulma yang tumbuh. Kondisi itu dimanfaatkan masyarakat sebagai lahan pertanian, sehingga luas Danau Lebo menyusut 800 hektar sesuai data dari BKSDA. Sisa lahan seluas 600 hektar diserahkan kepada pemerintah daerah menjadi tanah APL. (HEN/SR)

 

Baca Juga  FKLE Bantu Korban Gempa di Lombok dan Alas

 

iklan bapenda