Semaraknya Pawai Tarhib “Samawa Cendekia” Menyambut Ramadhan

oleh -12 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (20/05/2017)

Meski tinggal beberapa hari lagi namun kehadiran Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriyah sudah sangat terasa, Sabtu (20/1) sore kemarin. Sekitar 1.500 siswa dan mahasiswa turun ke jalan mengikuti Pawai Tarhib Ramadhan untuk menyambut bulan yang penuh berkah dan magfirah ini. Para peserta berasal dari semua jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Dea Mas. Berdasarkan data dari panitia, seluruh keluarga besar Samawa Cendekia ikut serta dalam pawai tersebut. Yaitu 450 siswa SDIT SC, 60 siswa PAUD Taamasa dan calon siswa SMPIT SC. Mereka didampingi orang tuanya masing-masing. Selain itu puluhan guru dan siswa SMK Al Kahfi, dosen dan mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Institut Ilmu Sosial dan Budaya (IISBUD) Samawa Rea, dan Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM). Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan yang diinisiasi SDIT Samawa Cendekia ini. Seketika jalan protokol Kota Sumbawa tampak semarak. Barisan yang cukup panjang ini disambut warga yang berjajar di sisi kiri dan kanan jalan. Diawali dengan Sholat Asyar berjamaah di Masjid Agung Nurul Huda, peserta dilepas Kadis Dikbud Sumbawa yang diwakili Kabid SD. Mereka berjalan kaki menyusuri Jalan Kartini, Hasanuddin, Kamboja, Yos Sudarso dan kembali ke masjid tersebut sambil membawa spanduk besar “Marhaban ya Ramadhan” serta pamflet berisi ajakan untuk menggiatkan ibadah dalam Bulan Ramadhan. Tak terlihat sedikit pun rasa lelah di wajah para peserta, kendati harus berjalan beberapa kilometer. “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar Yayasan Dea Mas, khususnya semua wali murid SDIT SC dan PAUD Taamasa atas berkenan memeriahkan kegiatan ini. Secara khusus terimakasih kepada Kadis Dikbud yang diwakili Kabid SD yang memberikan sambutan sekaligus melepas pawai ini,” kata Sambirang S.Ag M.Si—Penggagas Acara yang juga Kepala SDIT SC.

Menurut Ustadz Sambirang—sapaan akrabnya, pawai ini bertujuan menyambut datangnya Ramadhan, bulan yang sangat ditunggu. “Karena berjumpa dengan ramadhan serasa kita bertemu kekasih pujaan hati yang sudah sangat lama dirindukan. Maka sepantasnyalah kita bergembira ria saat mendapat kesempatan bertemu dengan ramadhan,” ucap Sambirang, seraya menyitir hadist Rasulullah SAW “Man shoma ramadhana imanan wahtisaban gufiralahu ma taqoddama min zanbih” yang artinya, siapapun yang menyambut kedatangan ramadhan dengan iman dan suka cita, sembari mengharap rahmat dan ampunan Allah dengan melaksanakan puasa, qiyamul lail, taraweh, berinfaq, berzakat, memperbanyak tilawah, dan segala kebaikan-kebaikan lainnya, Allah mengampuni dosa-dosanya.

Baca Juga  Pertama di Indonesia, SMAN 2 Sumbawa Pilih Ketua OSIS Secara E-Votting

Lebih jauh dijelaskan Ust Sambirang, ramadhan juga disebut sebagai bulan amal, bulan tarbiyah, bulan Qur’an, bulan infaq, dan bulan jihad, dimana harga sebuah kebaikan di mata Allah sangat istimewa dan berbeda jika dibandingkan dengan 11 bulan lainnya. Karena itu ia mengajak semua masyarakat mukmin dan mukminat menyambut kedatangan Ramadhan sebagai tamu yang sangat mulia. Salah satu bentuk sambutan yang dilakukan keluarga besar Yayasan Dea Mas ini adalah menggelar Pawai Tarhib Ramadhan. Tujuan dan orientasi kegiatan pawai ini ungkap Ust. Sambirang adalah untuk menunjukkan bahwa mereka secara fisik dan mental telah siap untuk mengisi hari-hari menjelang, selama dan sesudah ramadhan dengan melipat-gandakan amal-amal kebaikan yang tidak hanya akan bermanfaat untuk diri sendiri, tapi juga orang lain. “Semoga kita semua senantiasa sehat wal afiat sehingga bisa melaksanakan ibadah puasa dan segala kebaikan lainnya di Bulan Ramadhan ini,” ucapnya.

Guru, dosen dan Orang tua murid tak mau kalah, bersemangat dan tetap tersenyum

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa diwakili Kabid SD, Sahabuddin menyambut sangat positif kegiatan Pawai Tarhib yang digagas SDIT Samawa Cendekia dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1438 H. Ini adalah langkah awal dan momentum yang baik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yakni pendidikan penguatan karakter yang di dalamnya ada olah hati, olah pikir, olah rasa dan olahraga. “Kegiatan Pawai ini mewakili semua dari penguatan karakter ini. Semoga anak-anak kami yang mengikuti kegiatan ini menjadi manusia yang cerdas, dan memiliki karakter yang berakhlakul qarimah,” demikian Sahabuddin. (JEN/SR)

 

Baca Juga  Momen Munit, Camat Plampang Ingatkan Bahaya Tramadol

iklan bapenda