Pinjam Mobil Digadai, Pelaku Kabur ke Batam

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (21/05/2017)

Kasus penggelapan mobil dengan modus meminjam kembali terjadi. Kali ini menimpa Eris (31). Warga yang tinggal di PPN Bukit Permai Kelurahan Saketeng Kecamatan Sumbawa ini terpaksa lapor polisi setelah mobil yang dipinjam rekannya, YR warga Kampung Pasir Labuan Badas, telah digadai. Sialnya, YR menghilang dan diketahui berada di Batam.

Kejadiannya sudah beberapa hari yang lalu. Bermula ketika pelaku meminjam mobil Daihatsu Grand Max D 8576 EQ milik korban yang sebelumnya disewa oleh sebuah perusahaan. Pelaku beralasan mobil itu akan digunakan untuk mensuport listrik tower Telkomsel yang berada di wilayah Kecamatan Alas hingga Sekongkang KSB. Namun selama dua hari, pelaku belum kembali sehingga saksi Joni Irawan—karyawan perusahaan berusaha menghubunginya. Berkali-kali dihubungi, handphone pelaku tidak diangkat. Korban bersama saksi mencari korban di rumah kontrakannya di Kecamatan Alas. Ternyata pelaku sudah tidak ada. Menurut pemilik kontrakan, pelaku sudah berangkat ke Batam. Sedangkan mobilnya dititip di rumah keluarga pemilik kontrakan di Desa Kalimango. Korban dan saksi langsung beranjak ke Kalimango. Di sana baru diketahui, jika mobil itu digadai pelaku sebesar Rp 10 juta. Termasuk STNK, dan mesin genset merk HONDA dengan daya 8.800 kwh yang melekat di bak mobil tersebut. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 90 juta. Kasus penggelapan mobil ini sudah ditangani Polsek Alas dengan nomor laporan, LP/46/V/2017 Sek. Alas. (JEN/SR)

 

Baca Juga  Sempat Dikira Gantung Diri, Ternyata Mahasiswi UNRAM ini Dibunuh Pacar

iklan bapenda