Setelah Kades Pamanto, Kejaksaan Bidik Tersangka Lain

oleh -0 views
Kades Pamanto Kecamatan Empang, Jayalana Maula saat diangkut menuju Lapas Sumbawa
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (19/05/2017)

Pasca penahanan Kades Pamanto Kecamatan Empang, Jayalana Maula, Kejaksaan Negeri Sumbawa terus mendalami kasus dugaan penyimpangan dana desa setempat. Kejaksaan membidik adanya kemungkinan tersangka lain dalam kasus yang diperkirakan merugikan keuangan negara mencapai miliaran rupiah. Pemeriksaan kades masih dilakukan, demikian dengan saksi-saksi lainnya. “Kami terus mendalami kasus ini, ada beberapa saksi yang telah dijadwalkan untuk dihadirkan dan dimintai keterangan,” kata Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasi Pidana Khusus, Anak Agung Raka PD SH, Jumat (19/5).

Agung Raka—sapaan singkatnya, tidak menampik adanya kemungkinan tersangka lain dalam kasus tersebut. Ini tergantung dari hasil pengembangan penyidikan yang masih berproses. Pihaknya akan memanggil pihak terkait di Dinas PMD Sumbawa (dulu, BPMPD), Camat Empang, dan Inspektorat Sumbawa yang sempat turun melakukan pemeriksaan. “Kemungkinan adanya tersangka lain selalu ada. Bayangkan pengerjaan fiktif di Desa Pamanto ini sudah berlangsung dua tahun. Artinya ada pertanggungjawaban, ada pengawas dan lainnya. Ini yang terus kami kembangkan,” tandasnya.

Seperti diberitakan, dugaan penyimpangan penggunaan dana Desa Pamanto ini, terjadi Tahun 2015 dan 2016. Desa Pamanto mendapatkan ADD sebesar Rp 800 juta pada Tahun 2015 lalu dan kembali menerima ADD Rp 1,4 miliar pada Tahun 2016. Ada beberapa program yang menggunakan dana itu tidak dilaksanakan, namun secara administrasi dilaporkan seolah-olah program itu dikerjakan. Misalnya proyek pengadaan barang dan pembangunan drainase. Setelah ditotal, diduga kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 800 juta. Kerugian negara ini bisa saja bertambah mengingat tim masih mendalami hasil pengerjaan fisik apakah tidak atau sesuai spesifikasi tekhnis. Dalam kasus ini, kejaksaan sudah menetapkan tersangka yakni Kades Pamanto Jayalana Maula yang usai diperiksa langsung ditahan sejak Jumat, 19 Mei 2017. (JEN/SR)

 

Baca Juga  Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Embung Sebewe

iklan bapenda