Kuda Milik Doktor Zul dan Rohmi Djalilah Masuk Semi Final

oleh -6 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (18/05/2017)

Sebanyak 180 kuda pacuan dari 350 ekor kuda, resmi masuk semi final setelah berlaga pada babak kedua yang berakhir, Kamis (18/5) sore tadi. Artinya sebagian besar kuda dari berbagai daerah ini berguguran. Dari sejumlah kuda yang masuk semi final, Sabtu (20/5) lusa nanti terdapat sejumlah kuda milik Dr. H. Zulkieflimansyah M.Sc (Doktor Zul) di antaranya Angin Laut, Gadis Villa, King Ramadhan, dan Ratu Lestari. Menariknya lagi, ada satu kuda yang menjadi perhatian khalayak juga masuk semi final. Adalah Putra Mahkota—kuda pacuan milik Dr. Rohmi Djalilah. Dua nama pemilik kuda, Doktor Zul dan Doktor Rohmi ini merupakan pasangan yang digadang untuk maju pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 mendatang.

amdal

Pantauan SAMAWAREA pada laga penutup babak kedua dari pagi hingga sore tadi, ada 4 kelas yang diperlombakan. Diawali dari Kelas TUNAS B. Pilot kuda milik Ilham Lape berhasil menjadi yang tercepat di Ren I bersaing ketat dengan Dewi Anjani milik M Amin S.Sos Dompu yang mengekor di posisi kedua. Di Ren II, Raodah tak tertandingi. Kuda milik Ir Gempo Kota Bima ini lebih cepat beberapa detik dari Putra Mahkota milik Dr. Rohmi Djalilah Lotim di urutan kedua. Keunggulan juga diraih Sang Pelopor milik Nanang Aspol Brimob Sumbawa. Di Ren III ini kuda ini mampu menyaingi TGB kuda milik H Zainuddin Dompu. Pada Ren IV Ketam Bulaeng (Endra Sengkal) unggul setelah bersaing ketat dengan Ada Rasa milik Ferry Mario Kota Bima.

Baca Juga  PUPR Sumbawa Normalisasi 20 Sungai

Di Kelas TUNAS C tak kalah serunya. Bratayudha (Sahabuddin Kodim), Pariri (Dandim Dompu), Pantai Selatan milik Ridwan SP Raberas dan Gadis Sakura (Sabri Loteng) meraih juara pertama di masing-masing Ren. Sedangkan Dewi (H Syaiful Empang), Sania (Ny Andayani Lopok, Legenda (Bidan Tati Sabang) dan Pendatang Baru (Kisara Woha Bima) yang menjadi saingan terberat keempat kuda tersebut berada di posisi kedua.

Demikian di Kelas DEWASA B, Gadis Idola (Amelia Serading), Ratu Lestari (Doktor Zul DPR RI Jakarta), Merpati Putih (Okky Praya) dan Kaisar (Ali Dompu). Kuda-kuda ini lebih awal mencapai garis finish. Mengekor di belakangnya Kota Intan (Menti Jabin Maronge), Peluru (A Khalik Kades Banda), Fajar (H Tatang Maronge) dan Bintang Film (Safruddin Lopok).

Untuk Kelas DEWASA D, Angin Laut milik Doktor Zul berhasil meraih juara pertama di Ren I, disusul Bintang Takan (H Syahril M.Pd Sumbawa). Juara di Ren II, Animous (Bimbo Empang) yang bersaing dengan King Ramadhan (Doktor Zul). Berikutnya Ren III, Pasific (H Dut Sebewe) berhasil mengalahkan saingan kuat Black Caviler kuda milik Melarianti Lape. Dan Ren IV, Jatatur milik Muhammad Sapri Raberas unggul dari Sandang Pangan milik Lalu Rupawan Danramil Seteluk yang berada di posisi kedua. “Semua kuda yang meraih juara 1, 2 dan 3 di babak kedua ini, berhak masuk semi final. Di babak ini semua kelas diturunkan mulai dari TKA hingga Dewasa F,” ungkap Ahmad Lamo—Panitia Penyelenggara Pacuan Kuda di Kerato Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara.

Baca Juga  Kades Kertasari Tuding Manajemen PLTU Ingkar Janji

Kegiatan yang menyedot perhatian para pecinta kuda ini akan berakhir Minggu, 21 Mei mendatang. Selama perlombaan berlangsung suasana arena dari pagi hingga malam hari selalu ramai. Sebab selain pacuan kuda di siang hari, masyarakat dapat menikmati hiburan di malam hari karena digelar Lomba Karaoke dan Qasidah Rabana Lintas Paroso yang dipersembahkan Fakultas Ilmu Budaya IISBUD Sarea. Panitia juga bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) untuk menggelar program home schooling bagi anak-anak yang menjadi joki cilik. Para joki ini masih di usia sekolah, dan ketika mengikuti event tersebut otomatis mereka akan ketinggalan pelajaran. Melalui kegiatan tersebut para joki cilik ini tetap mendapatkan haknya sebagai pelajar. (JEN/SR)

 

 

iklan bapenda