Pertama di NTB, RZ Resmi Luncurkan Program Desa Berdaya

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (18/05/2017)

Rumah Zakat resmi menjadikan Desa Jorok Kecamatan Unter Iwis sebagai sasaran program desa berdaya. Program tersebut secara resmi dilaunching di Kantor Desa Jorok oleh bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat, Dr. H. Muhammad Ikhsan, Rabu (17/5) kemarin. Launching yang dipandu langsung Tim Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Repi S itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan oleh Rumah Zakat kepada tiga warga Desa Jorok. Bantuan diserahkan Asisten Pemerintah Sekda Sumbawa. Hadir dalam kegiatan itu antara lain Kepala Desa Jorok, Abdullah AR, mantan kepala Badan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa dua periode, Syukri Rahmat, S.Ag, dan calon penerima manfaat program.

amdal

Program desa berdaya dengan tema yang diusung yakni “dari desa membangun negeri” menurut Repi sebagai bagian dari kepedulian Rumah Zakat terhadap pembangunan perdesaan. Sekaligus menumbuhkan semangat pemberdayaan masyarakat yang tinggal dan menetap di desa. Desa Jorok ini merupakan desa pertama yang menjadi sasaran program berdaya rumah zakat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Program desa berdaya ini merupakan program pemberdayaan masyarakat yang sebenarnya bergerak dalam empat rumpun program. Yaitu senyum mandiri (bidang ekonomi kesejahtraan), senyum juara (bidang pendidikan), senyum sehat (bidang kesehatan) dan senyum lestari (bidang lingkungan). Namun untuk tahap awal ini ungkap Repi, Rumah Zakat akan focus pada program mandiri. “Bukan berarti program yang lain tidak bisa kami lakukan. Silakan saja berkoordinasi dengan kami dan tim yang telah kami bentuk di desa,” kata Repi.

Baca Juga  Mahasiswa KKN UTS Sulap Daun Kelor Jadi Teh dan Masker

Ia berharap bergulirkan program desa berdaya di Desa Jorok ini dapat membantu masyarakat setempat dalam program pemberdayaan. Bahkan Repi menargetkan Desa Jorok bisa menjadi desa percontohan untuk desa-desa lainnya dalam hal pertumbuhan dan perkembangan di bidang pemberdayaan. Namun untuk mewujudkan hal itu, Repi mengakui tidak akan bisa bekerja sendiri. Motivator muda yang juga menjabat Ketua Relawan Rumah Zakat ini mengharapkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah terutama ikut memback-up program maupun ide-ide melahirkah formula yang paling tepat dalam menjadikan setiap desa sebagai desa yang tumbuh dan berkembang dalam bidang pemberdayaan.

Program desa berdaya ini ternyata mendapat respon positif dari pemerintah daerah. Mewakili Bupati, Dr. H. Muhammad Ikhsan memastikan akan mendukung penuh dan berkomitmen menyukseskan program tersebut. Adanya program ini bahkan menurut Doktor Ikhsan sangat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misinya untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa secara umum. “Tentu ini sangat luar biasa. Kami menganggap ini adalah salah satu program unggulan dari lembaga non pemerintah yang patut dicontoh. Kami siap mendukung dan membackup,” cetusnya.

Sementara Kepala Desa Jorok Abdullah AR menyampaikan terimakasih kepada Rumah Zakat yang telah menjadikan desanya sebagai sasaran program. Dia sangat berharap program ini akan semakin membantu masyarakatnya. Terutama dalam mendapatkan berbagai program pemberayaan. “Terimakasih kepada Rumah Zakat yang telah menjadikan desa kami sebagai sasaran program, bahkan sebagai desa pertama di NTB. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat kami,” ucapnya. (JEN/SR)

 

Baca Juga  Gubernur Launching Rumah Bahasa NTB, Wadah Anak Muda Perdalam Bahasa Asing

iklan bapenda