Pemda KSB Cari Cara Naikkan Gaji Honorer dan Kontrak

oleh -3 views
Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN PEMDA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (17/05/2017)

amdal

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk menaikan gaji pegawai honorer dan kontrak. Namun saat ini pihaknya sedang memikirkan dan mencari formula yang pas terhadap komitmen tersebut agar nanti tidak salah dalam mengambil keputusan. “Saat ini kami sedang berpikir keras untuk merealisasikan niat menaikan gaji pegawai honorer dan kontrak ini,” kata Bang Fud—sapaan singkatnya saat ditemui SAMAWAREA, Selasa (16/5) kemarin.

Ada beberapa opsi yang akan diterapkan sebelum membuat keputusan. Pertama menggunakan system disiplin. Menurut Bang Fud, ketika menaikan uang transportasi dan dihitung dari disiplinnya, maka banyak pegawai yang akan habis. Misalnya pegawai yang telat atau tidak masuk kantor maka itu akan berkurang dengan sendirinya. Meski pegawai itu ijin sehingga tidak masuk tetap terhitung tidak bisa menerima gaji. Demikian dengan pegawai yang minta cuti tetap terhitung tidak masuk dan tidak bisa menerima uang transport.

Sedangkan opsi kedua, dengan tidak menambah uang transportnya, tapi membuat formulasi seperti gaji 13 yang selama ini diterima PNS. Namun untuk honorer dan kontrak dinamakan Gaji Transport 13. Jika uang transport honorer Rp 400 ribu per bulan maka setiap akhir tahun akan menerima uang transport tambahan menjadi Rp 800 ribu. “Tapi ini masih dalam tahap kita pertimbangkan, secepatnya kita akan memberikan keputusan terhadap tenaga honorer dan kontrak ini,” ujar Bang Fud.

Baca Juga  Gubernur NTB Bantu Mahasiswa di Asrama STAHN Gde Pudja

Mengenai anggaran, Ia menyatakan tidak ada persoalan. Pemerintah Daerah terus memaksimalkan fungsi dari semua SKPD, dan optimis PAD tahun ini bisa meningkat hingga 50%. (HEN/SR)

 

 

iklan bapenda