Ikuti Open Turnament LaPade Cup 2017, Berolahraga Sambil Berwisata

oleh -10 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (17/05/2017)

Idul Fitri 2017 ini, Pantai LaPade akan menjadi tempat favorit dan pilihan utama untuk dikunjungi. Sudah pasti kondisi lebaran tahun ini akan lebih bagus dari kondisi lebaran tahun lalu, karena pengelola terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi pengunjungnya. Salah satunya menggelar event besar dan spektakuler. Kegiatan yang dikemas dalam “Open Turnament LaPade Cup 2017” ini menggelar berbagai macam lomba. Yaitu Volly Ball khusus putri dan waria. Kemudian Tarik Tambang Putri, dan Lomba Dayung Sampan.

amdal

Pemilik LaPade, Edy Sudarmin yang ditemui SAMAWAREA, Rabu (17/5) berharap masyarakat dapat ambil bagian dalam event tersebut. Selain berolahraga, masyarakat dapat berwisata dalam bingkai jalinan silaturrahim mengingat kegiatan itu digelar masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri. Melalui kegiatan ini juga, diharapkan mampu melahirkan bibit atlit berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah. “Dengan ikut menjadi peserta, masyarakat dapat sehatnya, dapat juga hadiahnya, pastinya dapat menikmati indahnya suasana pantai,” ujar pengusaha sukses yang akrab disapa Daeng Baso didampingi istrinya, Nurhayati sekaligus manajer LaPade.

Pemilik LaPade, Daeng Baso dan Nurhayati istrinya

Untuk diketahui ungkap Daeng Baso, Open Turnament LaPade Cup 2017 ini diselenggarakan pada 29 Juni hingga 6 Juli 2017. Bagi masyarakat yang berminat, panitia mulai membuka pendaftaran pada tanggal 25 Mei sampai 27 Juni yang sekaligus ditutup dengan melaksanakan Technical Meeting. Untuk Volly Ball khusus putri dan waria, panitia mematok biaya pendaftaran Rp 250 ribu per regu. Kemudian tarik tambang putri Rp 150 ribu/team, dan Lomba Dayung Sampan Rp 50 ribu per orang. Biaya pendaftaran ini sudah termasuk tiket masuk di lokasi wisata LaPade—tempat pelaksanaan lomba. Bagi para pemenang, lanjut Daeng Baso, telah disediakan hadiah uang tunai dan piala. Volly Ball juara I mendapat Rp 2,5 juta, juara II Rp 2 juta, juara III Rp 1,5 juta dan juara IV Rp 1 juta. Untuk Tarik Tambang Putri, juara I Rp 2 juta, juara II Rp 1,5 juta, juara III Rp 1 juta dan juara IV Rp 500 ribu. Sedangkan Lomba Dayung Sampan juara I Rp 1 juta, juara II Rp 750 ribu, juara III Rp 500 ribu dan juara III Rp 250 ribu. Semua juara akan mendapat piala. “Bagi yang ingin mendaftar dan mendapat informasi tentang lomba bisa menghubungi contact person 08175782339 (Egis), 081337577484 (Hamid) dan 081339537444 (Adam),” ujar Daeng Baso.

Baca Juga  Serikat Buruh KSB Haramkan PHK Karyawan PTAMNT

Pantai LaPade merupakan salah satu destinasi pariwisata yang berlokasi di Kecamatan Utan. Pantai yang dikelola oleh Daeng Baso ini, terkenal dengan kebersihannya. Bahkan pantai yang dimanajeri istrinya, Nurhayati ini tercatat sebagai pantai terbersih di Kabupaten Sumbawa bahkan di NTB. Tidak heran setiap liburan akhir pekan (weekend), pantai yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Sumbawa Besar dengan perjalanan hanya satu jam ini selalu ramai dikunjungi pelancong baik lokal maupun domestik. Selain banyak wahana yang disuguhkan tidak hanya bagi orang dewasa namun juga anak-anak, di pantai tersebut juga tersedia kuliner khas Sumbawa seperti ikan bakar, sepat dan singang. Permainan anak-anak yang lengkap, termasuk kano, perahu kecil yang ditumpangi hanya satu orang dan dikayuh secara mandiri. Yang paling sensasional adalah banana boat. Wahana yang ditumpangi maksimal 5 orang ini paling disukai pelancong. Mereka rela antri untuk mendapat giliran. Speedboat yang disiapkan ini siap menarik banana itu ke tengah laut, berkeliling sambil sesekali zig-zag membuat penunggangnya spot jantung. Saat mencapai finish atau tempat start sebelumnya, inilah sensasi yang dirasakan. Speedboat akan bermanuver membuat para penumpang banana terlempar tercebur ke laut. Tapi ini tidak membahayakan karena mereka sudah mengenakan baju pelampung, dan endingnya mereka menutup aksi itu dengan tertawa bahagia. Bagi yang ingin istirahat dengan nyaman, pengelola telah menyiapkan beberapa baruga, di samping teras-teras dan tempat duduk serta pondok kecil yang menghadap pantai. Di depannya terdapat pohon waru dengan bunga kuningnya yang mempercantik pemandangan setempat. Di lokasi utama pantai ini terdapat ratusan pohon mangga karena dulunya kebun yang jika musim bisa langsung dipetik dan dinikmati. Rasanya sangat manis. Namun demikian nyaris tak ada kotoran, atau daun-daunan kering yang tercecer. Petugas kebersihan terlihat hilir mudik, menyapu, memungut daun-daunan, sisa makanan dan kotoran yang tidak sengaja dibuang para tamu. Untuk melengkapi kenyamanan pengunjung, pengelola menyediakan hiburan (elekton) dengan panggung live music yang ditata sedimikian rupa. Siapapun bisa menyumbangkan lagu atau menampilkan bakat terpendam yang mungkin menjadi cikal bakal untuk berlaga ke gerbang KDI atau Academy Dandut Indosiar. “Pantai ini sangat nyaman dan saya sangat betah ingin berlama-lama di tempat ini,” ucap Iksan—warga Kelurahan Seketeng, Sumbawa.

Baca Juga  Hasil Survey LSI, Ini Dia Tiga Besar Calon Terkuat
wisatawan domestik menikmati indahnya LaPade

Beberapa fasilitas lain seperti toilet, musholla, shower, ruang ganti pakaian, dan toko souvenir, juga tersedia. Jika ingin bermain volley, di sini terdapat lapangan yang dapat digunakan secara gratis dan bola yang dapat dipinjam tanpa dipungut biaya. Uniknya lagi, pengelola memasang spanduk-spanduk. Isinya bukan iklan melainkan kalimat renungan dan obrolan kocak menggunakan Bahasa Samawa. Siapapun yang membaca dan mengerti artinya, pasti akan terpingkal-pingkal.Dan bagi para pelancong dari luar daerah belum dikatakan ke Sumbawa jika tidak mengunjungi Pantai LaPade. (JEN/SR)

 

 

 

iklan bapenda