Babak Kedua Dimulai, Silver Kuda Legendaris ‘Gugur’

oleh -12 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (15/05/2017)

Lomba Pacuan Kuda di Kerato Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara memasuki babak kedua. Banyak kuda berguguran setelah bertarung pada babak penyisihan yang dilaksanakan sejak Sabtu (13/5) hingga Senin (15/5). Artinya jumlah kuda yang akan berlaga di babak kedua yang dimulai Selasa (16/5) hari ini, semakin berkurang.

amdal

Namun kekecewaan tersirat pada pemilik Silver—kuda legendaris yang selalu menjadi langganan juara umum tidak hanya di Sumbawa tapi di daerah lain seperti Bima dan Dompu. Silver harus menelan pil pahit karena tidak bisa masuk babak kedua setelah tersingkir di penutup laga babak penyisihan, Senin kemarin. Kuda asal Bima ini berlaga di Kelas Tunas A bersaing dengan kuda-kuda jawara lainnya di antaranya Bima Perkasa, dan Walikota. Dengan nama besar yang disandang, Silver tampil percaya diri. Ketika box star dibuka, enam ekor kuda di Tunas A Ren 4 ini bersaing sangat ketat. Namun memasuki tikungan kedua Bima Perkasa—kuda pacuan milik Nanang Aspol Brimob Sumbawa memimpin disusul Walikota milik Wirawan Ahmad S.Si MT Panto Daeng Sumbawa. Mengekor di belakang Walikota, Silver dan Silat—kuda asal Mataram. Saat berpacu di lintasan terakhir Silat mampu mendahului Silver yang terlihat melambat. Sesuai namanya, Bima Perkasa tampil perkasa setelah lebih awal mencapai garis finish, disusul Walikota di urutan kedua, Silat ketiga dan Silver harus puas di urutan keempat sekaligus dinyatakan gugur.

Baca Juga  Jamnas IMI di NTB Sambut MotoGP 2021

Selain Bima Perkasa, sang jawara di Kelas Tunas A adalah Marhabah (H Syaiful Empang) di Ren I, Terjun Bebas (Nurdin SH Bima) Ren II, dan Rocky kuda milik Dion Praya Loteng yang berlaga di Ren III. Kemudian Kelas Tunas B, Bintang Perkasa—kuda milik Sakila Kerato Sumbawa, Preli (Dandi Dompu), Pantai Selatan (Witrayoga/Ridwan SP Raberas), dan Gadis Lapangan (Papi Toko 55 Dompu) berhasil menjadi yang tercepat di masing-masing Ren. Demikian di Kelas Dewasa B, Ratu Lestari milik Doktor Zulkieflimansyah (DPR RI Jakarta), Merpati Putih (Okky Praya), dan Kaisar (GG Bali I Dompu), unggul dari lawan-lawannya.

Sementara di Dewasa E, Sinar Rembulan kuda milik Haris Raberas meraih juara pertama di Ren I. Keberuntungan ini juga diraih Atlantik (H Ismail Sebewe) yang turun di Ren II.  Terakhir, Kelas Dewasa F, Aji Bintang (Drs. H. Akhyar Dompu) dan Mister Laba-laba (Wiwid Polres Dompu)—masih tetap mempertahankan tradisi juara pertama.

Wakil Ketua Panitia Penyelenggara, Ahmad Lamo mengatakan, kuda-kuda yang masuk babak kedua adalah yang meraih juara 1 sampai 3 pada babak pertama (penyisihan), sedangkan selain itu dinyatakan gugur. Untuk babak kedua yang mulai dilaksanakan Selasa hari ini, ada 4 kelas yang diperlombakan yakni TK A, OA, Harapan A dan Dewasa A. Dipastikan perlombaan semakin menarik, karena yang akan berlaga di babak ini adalah kuda-kuda pilihan. (JEN/SR)

iklan bapenda