Operasi Pekat, Jajaran Polsek Dominan Ungkap Kasus

oleh -0 views
Kabag Ops Polres Sumbawa, Kompol Yusuf Tauziri SIK
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (13/05/2017)

Operasi Pekat Gatarin 2017 yang telah usai belum lama ini berhasil mengungkap banyak kasus perjudian, miras dan prostitusi. Dalam operasi yang terlaksana dari 25 April hingga 8 Mei ini, tercatat 18 kasus judi, 12 kasus miras dan 2 kasus prostitusi terjaring. Ada 33 tersangka yang diproses, sebagiannya dikenakan UU pidana dan sebagian lainnya dijerat Perda. Namun sebagian besar kasus itu hasil pengungkapan jajaran Polsek.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Sumbawa, Komisaris Polisi (Kompol) Yusuf Tauziri SIK yang ditemui Jumat (12/5) kemarin, mengakui keberhasilan itu. Namun dia sangat mengapresiasi kinerja jajaran Polsek yang banyak mengungkap kasus, padahal Polsek hanya bersifat imbangan. “Polsek Alas paling banyak mengungkap kasus dalam Operasi Pekat ini,” kata Bang Yusta—sapaan populer perwira dengan satu melati di pundak ini.

Polsek Alas ungkapnya dinilai cukup berprestasi belakangan ini. Sebelum Operasi Pekat digelar, Polsek yang dikomandani Kompol Jafar tersebut mengungkap beberapa kasus narkoba termasuk salah satunya dengan barang bukti terbesar di NTB. Saat Operasi Pekat, Polsek Alas juga paling mendominasi terutama dalam mengungkap kasus perjudian. Demikian Polsek lainnya seperti Plampang, Labangka dan Empang juga signifikan. “Kami memberikan apresiasi atas upaya ini, dan berharap ke depan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam menciptakan Kamtibmas terus ditingkatkan,” demikian Kabag Ops.

Baca Juga  Sekolah Lega, Penyelidikan Bansos TIK ‘Dihentikan’

Seperti diberitakan, Operasi Pekat Gatarin 2017 ini dilaksanakan untuk memberantas penyakit masyarakat dengan sasaran perjudian, miras dan prostitusi. Untuk perjudian sebagian besar yang berhasil diungkap adalah judi online. Sedangkan miras yang banyak disita adalah minuman jenis brem. Sementara prostitusi, pelakunya tertangkap di hotel. (JEN/SR)

 

iklan bapenda