Sangat Penting Tapi Disepelekan

oleh -1 views
bankntb

Lokakarya Metodologi Penelusuran, Penulisan dan Penerbitan Naskah Sumber Arsip Sejarah Lokal

SUMBAWA BESAR, SR (09/05/2017)

amdal

Wakil Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Sumberdaya Aparatur dan Kemasyarakatan Ir. A. Yani, membuka kegiatan Lokakarya Metodologi Penelusuran, Penulisan dan Penerbitan Naskah Sumber Arsip Sejarah Lokal, di Wisma Daerah, Senin (8/5). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, bahwa masalah kearsipan belum sepenuhnya menjadi perhatian masyarakat umum, organisasi pemerintah maupun suatu organisasi swasta. Banyak yang belum mengetahui atau belum memahami arti penting dan manfaat arsip dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi pribadi maupun organisasi. Banyak yang menyepelekan segala hal tentang arsip karena masih dianggap rendahan. ‘’Kita semua mengetahui bahwa setiap kegiatan organisasi baik itu organisasi pemerintah maupun swasta tidak terlepas dari lingkup administrasi karena hal itu suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Organisasi tanpa kegiatan administrasi maka organisasi tidak akan dapat tercapai visi dan misinya dengan efektif,’’ tuturnya.

Manfaat arsip bagi suatu organisasi antara lain berisi informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan, juga dapat dijadikan sebagai alat bukti bila terjadi masalah dan juga alat pertanggungjawaban manajemen serta dapat dijadikan alat transparansi birokrasi. Bahkan dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan, arsip merupakan rekaman informasi seluruh kegiatan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan oleh para penyelenggara dalam menjalankan tugas dan fungsinya yang telah dipercayakan oleh masyarakat. Hal ini berarti melalui arsip masyarakat dapat mengetahui keberhasilan, kegagalan ataupun penyimpangan-penyimpangan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. ‘’Arsip dapat bermanfaat secara optimal apabila dikelola dengan tertib dan teratur, namun sebaliknya akan menimbulkan masalah bagi suatu organisasi jika tidak dikelola dengan baik. Menumpuknya arsip yang tidak ada gunanya serta sistem tata arsip yang tidak menentu akan mengakibatkan ruangan terasa sempit dan tidak nyaman sehingga dapat berpengaruh negatif terhadap kinerja pelaksanaan tugas dan fungsi suatu organisasi. Apabila suatu arsip sulit untuk ditemukan akan menjadi hambatan dalam proses pengambilan keputusan dan akan mempersulit proses hukum dan pertanggungjawaban,’’ ujar A Yani.

Baca Juga  Shortcut Mengwitani-Singaraja Dikebut, Koster Percepat Bangun Infrastruktur Terintegrasi

Untuk mewujudkan tertib pengelolaan arsip ada beberapa aspek yang mesti ditangani secara serius, yaitu terdapatnya sistem pengelolaan kearsipan yang efektif, pelaksanaan sistem yang telah ditetapkan secara berdaya guna dan berhasil guna, serta evaluasi secara tajam dan terus menerus terhadap pelaksanaan sistem itu sendiri. Ketiga aspek ini dapat terlaksana apabila didukung unsur-unsur SDM yang diperlukan, anggaran dan sarana pendukung. ‘’Untuk itu, diselenggarakannya lokakarya ini menjadi upaya kita bersama untuk meningkatkan tertib pengelolaan kearsipan pada Pemerintah Kabupaten Sumbawa sehingga diharapkan setiap perangkat daerah atau unit kerja dapat mengelola kearsipannya dengan cara yang baik dan benar. Disamping itu, pada masa yang akan datang diharapkan akan muncul tenaga-tenaga professional di bidang kearsipan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,’’ terangnya.

Dengan semakin berkembangnya waktu maka arsip menjadi suatu sumber kekayaan yang sangat berharga dalam komunikasi masyarakat moderen. Arsip tidak lagi bisa dipandang sebagai benda mati yang ditimbun dengan nilai yang tidak jelas melainkan sebagai warisan masa lalu yang layak dan perlu dilestarikan. Sudah selayaknya bahwa arsip bukan lagi bersifat tertutup tetapi menjadi sumber informasi yang terbuka bagi semua orang yang membutuhkannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Lembaga kearsipan di daerah, dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, mempunyai peranan penting tidak saja dalam pelayanan interen di lingkungan instansi pemerintah daerah tetapi juga dituntut peran aktif dalam layanan public dalam upaya pelestarian memori kolektif dan jati diri daerah.

Baca Juga  Tak Punya Riwayat, 11 Orang Positif Covid, 4 Meninggal Dunia

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, perwakilan LATS, Guru Besar dari Universitas Hasanuddin, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para Kepala OPD. (JEN/SR)

iklan bapenda