Salut, Mahasiswa UTS Terbaik Pilmapres se-Bali Nusra

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (04/05/2017)

Sungguh membanggakan. Itulah prestasi yang diraih Fahmi Dwilaksono. Salah satu mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) ini berhasil meraih juara pertama Mahasiswa Berprestasi Kopertis 8 se-Bali Nusa Tenggara (meliputi Bali, NTB dan NTT). Atas capaian ini, Fahmi yang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Bioteknologi ini akan mengikuti Kompetisi Mawapres tingkat nasional.

Untuk diketahui, Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Regional Wilayah VIII Tahun 2017 ini dilaksanakan di Kantor Kopertis Wilayah VIII di Tembau Penatih, Denpasar Timur, 27 April lalu. Seleksi diikuti 17 mahasiswa dari 17 PTS terbaik se-Bali Nusra, termasuk UTS yang baru pertamakali mengirim dutanya. Kriteria berprestasi ini dinilai dari 4 aspek, yaitu akademik (nilai IPK), prestasi, kemampuan Bahasa Inggris, dan kepribadian. “Sama sekali saya tidak menyangka bisa menang karena seleksi di sana sangat ketat dan saya tidak mengetahui kekuatan lawan karena wawancara semuanya dilakukan secara individu,” ucap Fahmi saat ditemui SAMAWAREA di Kampus UTS, Kamis (4/5).

Mahasiswa sarat prestasi ini mengaku sangat bersyukur bisa mempersembahkan gelar Mawapres untuk pertamakalinya ke Sumbawa. Prestasi yang dicapai ini melalui perjuangan yang panjang dan melelahkan. Persiapan yang dilakukan di antaranya membuat karya tulis ilmiah berbahasa Indonesia. “Saya mengambil topik kedaulatan energi dengan judul ‘Produksi Bioetanol dari Tanaman Sorgum (Sorghum Bicolor L.) dengan konsep Zero Waste untuk Kemandirian Energi Indonesia’. Persiapan lain yaitu membuat video berbahasa Inggris. Selanjutnya menjelaskan topik tersebut, serta menyiapkan berkas seperti sertifikat prestasi dan transkrip nilai. Seleksi di Bali saat itu ungkap Fahmi, menggunakan format wawancara.

Baca Juga  Setelah Cetak Operator, AKOM Siap Lahirkan Mekanik Alat Berat

Pertama, presentasi dan diskusi karya tulis dalam Bahasa Inggris. Kedua, wawancara klarifikasi prestasi. Dan ketiga, wawancara topik bebas dalam Bahasa Inggris. “Selama seleksi saya didampingi Bapak Baso Manguntungi, S.Si., M.Si, Dekan Fakultas Teknobiologi,” ujarnya.

Pada Kompetisi Mawapres tingkat nasional nanti, Fahmi akan bersaing dengan mahasiswa terbaik dari utusan kampus di tanah air. Dari kompetisi itu akan memilih 16 finalis Mawapres Utama Nasional 2017. “Saya mohon doanya semoga bisa maju sebagai finalis yang pengumumannya pada 8 Juni 2017 mendatang,” demikian Fahmi. (JEN/SR)

 

iklan bapenda