Walikota dan Kadisdik Mataram Pantau UN SMP/MTs

oleh -9 views
bankntb

MATARAM, SR (02/05/2017)

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tingkat SMP/MTs digelar mulai hari ini, 2 Mei hingga 8 Mei mendatang. Untuk pertama ini, Wali Kota Mataram, TGH Ahyar Abduh didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Mataram H. Sudenom melakukan pemantauan di dua sekolah yang melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), yaitu SMPN 6 Mataram dan MTsN 2 Mataram.

Dari pantauan ini Ahyar menyatakan bahwa pada prinsipnya UNBK berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Meski diakuinya dari seluruh siswa peserta UNBK di dua sekolah, ada yang tidak hadir karena sakit dan akan mengikuti UNBK susulan pada tanggal 22-23 Mei 2017 mendatang. “Secara keseluruhan lancar, kendala teknis tidak ada. Tapi karena keterbatasan jumlah komputer, terpaksa siswa peserta dibagi dalam tiga shift,” terangnya.

Khusus UNBK di Kota Mataram lanjut Wali Kota, belum dapat diterapkan di seluruh sekolah. UNBK tahun 2017 hanya diikuti oleh 15 sekolah, dengan sejumlah 60 persen komputer yang digunakan berupa pinjaman dari siswa. Ke depan ia menambahkan akan merencanakan secara bertahap, baik pengadaan komputer untuk pelaksanaan UNBK maupun menambah jumlah sekolah peserta UNBK.

Terkait dengan kasus dugaan pungli yang menimpa salah satu kepala sekolah di sekolah peserta UNBK, Wali Kota tidak berkomentar banyak dan lebih memilih untuk menyerahkan penyelesaiannya kepada pihak berwenang.  Namun yang jelas seluruh panitia UN baik UNBK maupun UN konvensional sudah semestinya memenuhi aturan yang diberlakukan dan memegang teguh prinsip kehati-hatian agar tidak sampai terjadi penyimpangan.

Baca Juga  Ketua TP PKK NTB Bantu Dua Anak Penderita Hydrocepalus

UN SMP/MTs tahun 2017 dimulai bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional. Hal tersebut lanjut Wali Kota, menjadi momentum yang baik untuk secara bersama-sama mengambil tekad meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Mataram. “Masih banyak yang harus ditingkatkan. Infrastruktur sekolah, kekurangan jumlah pendidik, kompetensi pendidik, juga sinergi pemerintah dengan masyarakat,” demikian tutup orang nomor satu di Kota Mataram ini. (NA/SR)

iklan bapenda