Tiga Terdakwa Bank NTB Divonis 2 Tahun Penjara

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (02/05/2017)

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram menjatuhkan putusan masing-masing dua tahun penjara untuk mantan Pimpinan, Wakil Pemimpin dan Penyelia Administrasi Kredit Bank NTB Cabang Sumbawa. Selain itu pada persidangan yang digelar Selasa (2/5) pagi hingga menjelang siang ini, para terdakwa berinisial MAR, MAB dan SN ini didenda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Adanya putusan ini dibenarkan Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Anak Agung Raka PD SH yang ditemui usai sidang. Terhadap putusan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan terdakwa sama-sama menyatakan pikir-pikir. Majelis hakim memberikan waktu selama 7 hari kepada JPU dan terdakwa untuk bersikap apakah menerima atau menempuh upaya hukum lainnya. Kemungkinan para terdakwa mengajukan banding, karena sebelumnya dalam pembelaannya meminta mereka dibebaskan. “Kami masih menunggu sikap para terdakwa,” imbuhnya.

Namun menurut Agung Raka—sapaan jaksa ramah ini, JPU dan hakim sependapat dengan unsur pasal 3 jo pasal 18 ayat 1 UU No. 31 Tahun 1999 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Unsur pasal 3 yang dikenakan JPU terbukti dan terpenuhi,” katanya.

Seperti diberitakan, sebelumnya tiga terdakwa kasus korupsi di Bank NTB Cabang Sumbawa ini dituntut empat tahun penjara. Selain itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sumbawa mengharuskan ketiga terdakwa tersebut membayar denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara. Kasus kredit bermasalah Bank NTB Tahun 2007 lalu mulai ditangani polisi awal 2015 lalu. Bermula dari pemberian kredit kepada 151 karyawan PTNNT senilai total Rp 7,5 miliar atau berkisar Rp 50 juta per orang. Namun dalam pencairan kredit disinyalir tidak sesuai prosedur yaitu dilakukan secara langsung tanpa ada pengecekan lapangan dan jaminan dari kreditur. Dari hasil penyelidikan polisi menetapkan tiga orang tersangka. Ketiganya sempat ditahan namun ditangguhkan menyusul adanya permohonan dan jaminan yang diatur dalam ketentuan KUHAP. Sejak pelimpahan penanganan dari penyidik kepolisian Polres Sumbawa ke kejaksaan, ketiganya dikenakan tahanan kota. Akibat perbuatan ketiganya, negara dirugikan Rp 2.388.963.150 (Rp 2,38 M) berdasarkan hasil perhitungan BPKP NTB. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Maling Beraksi di Masjid Terekam CCTV