Selamat ! TK Santa Maria Wakili NTB LSS Tingkat Nasional

oleh -5 views
bankntb

MATARAM, SR (26/04/2017)

Setelah melalui seleksi di tingkat kota dan provinsi, TK Santa Maria Mataram dinyatakan berhak mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional Tahun 2017. Hal ini ditandai dengan kedatangan tim penilai pusat di TK tersebut, Rabu (26/4). Kedatangan delapan orang Tim Penilai yang berasal dari tiga Kementerian yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama RI tersebut turut disambut Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana beserta jajaran di lingkup Pemerintah Kota Mataram di sekolah yang berlokasi di Jalan Catur Warga Kota Mataram.

amdal

Diakui Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, terpilihnya TK Santa Maria sebagai wakil Provinsi NTB dalam penyelenggaraan LSS Tingkat Nasional Tahun 2017 sangat membanggakan. Mengingat aspek-aspek penilaian yang cukup banyak seperti kebersihan sarana dan prasarana kelas, ruang guru, toilet, keberadaan air bersih, tempat cuci tangan, kondisi tempat sampah, UKS, termasuk perilaku kesehatan anak didiknya. Mohan menilai, dengan lokasi sekolah yang nyaman meski berada di jalan utama, TK Santa Maria layak untuk menjadi nominator dalam penyelenggaraan LSS Tingkat Nasional Tahun 2017. “Semoga dapat menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” harapnya.

Sementara Ketua Tim Penilai dari pusat dr. Kristina Manurung, TK Santa Maria yang mewakili Provinsi NTB untuk kategori Taman Kanak-Kanak, adalah satu di antara 25 peserta kategori Taman-Kanak-Kanak dari 25 provinsi di Indonesia. Untuk penilaian tersebut, pusat telah membentuk 25 tim dari tiga kementerian terkait, yang saat ini tengah melaksanakan penilaian secara bersamaan di seluruh sekolah nominator lomba. Hasil penilaian tersebut, bersama dengan penilaian untuk kategori sekolah dan madrasah akan dibawa ke pusat untuk penentuan pemenang lomba. “Penentuan juara diputuskan kemudian di tingkat pusat,” ujarnya.

Baca Juga  Mendagri Bantu Rehab Puluhan Kantor Desa di Lombok

Sedangkan tujuan dari pelaksanaan lomba lanjut Kristina, untuk menilai institusi pendidikan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dengan ikut mempertimbangkan peran serta tim pembina sekolah, warga sekolah, dan peserta didik dalam mewujudkan kebersihan lingkungan sekolah. Secara lebih luas lagi, juga untuk meningkatkan kesadaran peserta didik dalam hal kebersihan, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, dan meningkatkan kualitas SDM di masa yang akan datang. “Untuk itu kami sangat berharap tim pembina dan pelaksana di setiap daerah bisa memberikan program-program yang inovatif,” tutupnya. (NA/SR)

iklan bapenda