Tangkap Spesialis Jambret, Polresta Mataram Ungkap 6 TKP

oleh -12 views
Eka dan Ardi, spesialias jambret
bankntb

MATARAM, SR (24/04/2017)

Aksi penjambretan di wilayah Kota Mataram terbilang marak. Namun aksi tersebut mulai diminimalisir dengan pengungkapan beberapa kasus penjambretan oleh jajaran Polresta Mataram. Kali ini Polresta setempat berhasil meringkus dua orang spesialis aksi rampas tas tersebut. Penangkapan dua pemuda berinisial SE alias Eka (18) dan AR alias Ardi (18) ini sekaligus mengungkap beberapa lokasi aksi penjambretan. Salahn satu pelaku yang tinggal di Kelurahan Dasan Agung Kecamatan Selaparang Kota Mataram ini masih berstatus pelajar SMK. Sedangkan satunya lagi bekerja di bengkel motor.

Kapolres Kota Mataram, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad SIK yang dihubungi Senin (24/4) pagi, mengatakan, penangkapan ini dilakukan setelah kedua pelaku melakukan aksinya di Jalan Pendidikan depan MAN 1 Mataram, Minggu (23/4) malam. Polisi yang mendapat laporan membentuk tim gabungan Reskrim dan patroli Samapta langsung bergerak.

Kapolresta Mataram, AKBP Muhammad SIK

Dalam waktu 1×24 jam, ungkap Kapolres, pihaknya berhasil menangkap salah seorang pelaku berinisial SE alias Eka. Dari keterangan pemuda yang bekerja di bengkel motor ini, dia beraksi beraksi bersama rekannya berinisial AR. Keduanya berboncengan sepeda motor Vario 125 warna putih DR 3660 CA, membuntuti korbannya di Jalan Pendidikan depan SMU 1 Mataram. Setelah sampai di TKP, pelaku menarik tas korban sehingga tali tas putus. Korban sempat mengejar pelaku sambil berteriak. Namun naas korban terjatuh dari motor. Warga yang mengetahui hal itu langsung mengejar pelaku dan berhasil menangkap satu di antaranya. Satu lainnya berhasil kabur. Anggota Samapta Polres Mataram bersama Tim Resmob Satreskrim yang kebetulan berpatroli mengamankan dan mengevakuasi pelaku yang nyaris digebuk massa. Selain itu ikut diamankan barang bukti satu unit sepeda motor dan HP merk Asia Phone.

Baca Juga  NTB Diuntungkan Jadi Tuan Rumah MotoGP

Dalam pemeriksaan, Eka mengaku pernah beraksi pada Bulan Maret di Jalan Pariwisata belakang eks RSUD Mataram, berhasil mengambil tas korban. Setelah isinya dikuras, tas korban dibuang di Sungai Ancar Jalan Catur Warga. Selang beberapa jam ungkap Kapolres, anggotanya menangkap rekan Eka berinisial AR alias Ardi. Pelaku yang masih berstatus pelajar SMK ini ditangkap sekitar pukul 01.00 Senin (24/4) dinihari di tempat persembunyiannya di daerah Dasan Agung Kota Mataram. Kepada polisi, Ardi mengaku melakukan aksi penjambretan bersama Eka di 6 TKP dengan mengincar perempuan yang membawa tas. Enam TKP itu adalah Jalan Pendidikan depan MAN 1 Mataram, Jalan Catur Warga, Jalan Ade Irma Suryani, Jalan Adi Sucipto, Jalan Catur Warga depan Kantor BKKBN Propinsi NTB, dan Rembiga Mataram. “Kedua tersangka kini dalam pengembangan penyidikan,” demikian Kapolres low profil ini. (JEN/SR)

iklan bapenda