Sumbawa Steril dari Kelompok Radikal

oleh -1 views
Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MM
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (21/04/2017)

Operasi Bina Waspada di wilayah hukum Polres Sumbawa berakhir 18 April lalu. Dalam operasi tersebut, tidak ditemukan adanya kelompok radikal di daerah ini. “Alhamdulillah, belum ditemukan ada kelompok radikal maupun kelompok yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan menimbulkan radikalisme di Sumbawa,” kata Kapolres setempat, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT, usai melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Syuhada, Jumat (21/4).

Sejauh ini ungkap Kapolres, semua pemahaman kelompok yang ditemui dalam operasi tersebut, masih baik. Hubungan kelompok-kelompok dengan pemerintah di daerah ini relative baik. Tidak ada indikasi minor terhadap kelompok tersebut.

Kapolres juga mengakui belum ditemukan adanya kelompok tertentu yang dicurigai berafiliasi dengan kelompok garis keras. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap kelompok-kelompok yang ada di Sumbawa. Dalam berbagai kesempatan, Ia selalu menekankan kepada anggotanya untuk menindaklanjuti peristiwa yang terjadi di Bima. Mengingat, Kabupaten Sumbawa merupakan tetangga dekat Bima. Seperti belum lama ini penemuan senpi beserta amunisinya di pinggir jalan di wilayah Bima. “Ini membuat kita selalu lebih waspada,” ucapnya.

Kewaspadaan ini tidak hanya pada momen Operasi Bina Kusuma. Pasca operasi, tetap dilakukan kegiatan rutin kepolisian seperti biasa termasuk silaturahim dengan tokoh-tokoh masyarakat dalam rangka menjaga kondusifitas daerah. Guna memudahkan adanya interaksi informasi dengan masyarakat, Kapolres mengaku sudah menyebarkan stiker yang berisi call centrenya. Ketika masyarakat menemukan hal-hal yang berpotensi rawan keamanan atau terjadinya tindak criminal, bisa langsung dilaporkan melalui nomor yang tertera di call centre tersebut. demikian ketika masyarakat melihat ada pelanggaran yang dilakukan oknum anggotanya juga bisa menghubungi nomor dimaksud. Menurut Kapolres, setiap laporan yang masuk melalui call center akan langsung difollow-up. Jika terbukti akan dilakukan tindakan tegas. “Nomor call centre itu melekat langsung ke saya. Apabila ada laporan yang masuk sudah pasti ditindaklanjuti,” demikian Kapolres. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Rebutan Lahan Parkir, Bacok Dibayar Bacok