Prestasi Mendunia, UTS Tetap Perhatikan “Tau Samawa”

oleh -7 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (21/04/2017)

Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Dr. Andy Tirta M.Sc menyambut kedatangan 420 calon mahasiswa baru UTS yang berasal dari Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mengikuti seleksi Program Beasiswa ‘Tau Samawa’ UTS 2017, Kamis (20/4) kemarin.

amdal

Selain menyampaikan motivasi kepada calon mahasiswa baru, Dr. Andy Tirta juga memperkenalkan visi dan misi UTS yang berkeyakinan “menjadi rumah pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan untuk tumbuh utuh sebagai manusia dan bermanfaat bagi semesta alam”. Sederet prestasi UTS juga dipaparkan untuk mengobarkan semangat calon mahasiswa baru UTS tersebut. “Prestasi UTS saat ini sudah mendunia,” ucap Rektor UTS yang disambut dengan tepuk tangan peserta.

Sementara Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Fitriah Permata Cita ME menjelaskan tahapan seleksi berlangsung selama 3 hari, 20—22 April 2017. Hari kedua dan ketiga dimanfaatkan untuk tes wawancara. Hal ini sebagai bentuk keseriusan dalam menyeleksi calon penerima beasiswa yang memiliki kompetensi dan berkualitas.

Pelamar beasiswa akan menjalani serangkaian seleksi yang diselenggarakan panitia PMB UTS. Tahapan TPA terdiri dari tes numerik, verbal, logika dan spasial (masing-masing sub tes 40 butir soal dengan durasi selama 40 menit) dan terakhir tes wawancara Bahasa Inggris oleh Pimpinan UTS dan dosen-dosen Psikolog. Peserta yang lolos seleksi kedua dan ketiga ini diharapkan menjadi calon mahasiswa yang benar-benar berhak mendapatkan peluang. Bagi siswa-siswi yang gagal dalam proses seleksi beasiswa dapat mengikuti jalur reguler 1. “Jadi mereka tidak perlu lagi melakukan tes wawancara dalam Bahasa Inggris,” imbuh gadis yang juga dipercaya sebagai Ketua Program Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu.

Baca Juga  Libatkan Kolektor Kain Kuno, UPT Museum Sumbawa Gelar Pameran Temporer

Penerima beasiswa ‘Tau Samawa’ ini sendiri nantinya akan mendapatkan fasilitas-fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar selama di UTS. Di antaranya, bebas uang pangkal kuliah, biaya akomodasi dan uang saku selama 8 semester perkuliahan. Fasilitas yang diberikan juga harus dibarengi dengan tetap mempertahankan prestasi mahasiswa penerima beasiswa itu sendiri.

Beasiswa Tau Samawa berasal dari donatur-donatur yang peduli akan kemajuan pendidikan dan berkeinginan meningkatkan kualitas SDM Indonesia bagian timur. “Untuk itulah kenapa perlu dilakukan seleksi yang benar-benar ketat untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang sangat membutuhkan dan tentu saja berprestasi,” pungkas Fitriah. (JEN/SR)

iklan bapenda