Tim Mabes Polri Jaring Aspirasi Ukur Kinerja Polres Sumbawa

oleh -2 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (20/04/2017)

Tim Mabes Polri tiba di Kabupaten Sumbawa, Kamis (20/4). Kehadiran tim yang dipimpin Kombes Pol. Drs. Yoyok Sri Nurcahyo M.Si ini untuk melakukan pengukuran kinerja dan pelayanan publik menggunakan Indeks Tata Kelola (ITK) Polri. Guna mendapatkan hasil yang obyektif, Tim Mabes mengundang sejumlah pihak di antaranya TNI, pemerintah daerah, anggota DPRD, LSM, wartawan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi social, organisasi politik, organisasi kepemudaan dan akademisi untuk hadir di Rupatama Polres setempat. Mereka akan mengisi quisioner terkait tanggapan terkait kinerja dan pelayanan yang selama ini dilakukan jajaran Polres Sumbawa. “Kita hanya bisa mengeluh tapi tak pernah berbuat. Ketika pelayanan kepolisian tidak maksimal, keluhan yang mudah disampaikan. Inilah kami datang untuk meminta penilaian bapak dan ibu sebagai bahan bagi kami untuk mengukur kinerja Kapolres dan jajarannya,” kata Kombes Pol. Drs. Yoyok Sri Nurcahyo M.Si yang juga Kabag RBP Mabes Polri.

amdal

Untuk membangun Polri sebut Kombes Yoyok, ada beberapa aspek. Di antaranya melalui budaya dengan mengubah strukturnya guna mencari bentuk, instrument dan cara mainnya. Dalam hal ini Polri bekerjasama dengan Kementerian PAN-RB untuk membuat Roapmap agar pelayanan yang diberikan akuntabel dan auditable. Kemudian transparansi, artinya semua pekerjaan polisi tidak boleh disembunyikan terutama dalam penanganan suatu perkara pidana. ““Kami akan memotret Polres Sumbawa ketika menangani suatu perkara. Sudah transparan belum, sudah akuntabel belum. Nanti akan diketahui sejauhmana kinerja dan pelayanan yang sudah diberikan Polres Sumbawa. Misalnya di Reserse. Ketika penyidikan apakah si pelaku mendapatkan pengetahuan tentang kenapa dia ditangkap. Setelah ditangkap dan ditahan, apakah dia mendapatkan informasi secara berkelanjutan tentang perkembangan penyidikannya. Kalau ini diterapkan, maka Polres sudah bersikap dan bertindak secara transparan,” ujarnya.

Baca Juga  Polisi Bentuk Tim Khusus Siap Tindak Preman di Taman Kerato

Ketika kinerja dan pelayanan Polri sudah baik yang merasakan manfaatnya adalah masyarakat. Karena itu masyarakat perlu dilibatkan sebagai bentuk partisipasi public dalam rangka memperbaiki kinerja Polri ini. “Kontrol dan pendapat masyarakat adalah roh demokrasi. Inilah yang kita bangun agar polisi menjadi kuat. Karena jika polisi tidak dibangun dengan kuat maka yang terjadi banyak sekali penyimpangan. Di sinilah ITK muncul memberikan dukungan pengawasan dan kritik,” tandas Kombes Yoyok yang didampingi Widia Anggraini M.P.P dan Arif Nurdiansyah S.IP S.IP selaku Peneliti Kemitraan, serta AKBP Heny Sri Rokhami dari Polda NTB.

Sementara Kapolres Sumbawa, Yusuf Sutejo, SIK MT mengatakan bahwa pengawasan ini sangat penting agar tugas dan kinerja jajarannya ke depan semakin baik. Ia berharap sejumlah pihak dari berbagai kalangan yang diundang ini dapat memberikan penilaian dan pendapatnya secara independen tanpa ada rekayasa. “Kami ingin menjadi lebih baik terutam dalam melayani masyarakat. Kami ingin kehadiran  polisi memang betul-betul dibutuhkan dan diharapkan masyarakat,” demikian Kapolres. (JEN/SR)

iklan bapenda