Dinas Arpusda KSB Gagas Aksi “Gotong Royong Literasi”

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (20/04/2017)

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memiliki cara unik dalam menambah kebutuhan literasi (buku) guna menunjang kegiatan pelayanannya. Salah satu yang kini tengah digagas adalah “gotong royong literasi”.

amdal

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Dinas Arpusda KSB, Sajadah, S.Sos mengatakan, aksi gotong-royong literasi ini pada dasarnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan peningkatan minat baca. Di mana masyarakat tanpa terkecuali dapat terlibat di dalamnya dengan cara menyumbangkan buku-buku bacaannya. “Tentu secara sukarela karena ini sifatnya aksi sosial,” katanya.

Aksi gotong royong literasi yang digagas Dinas Arpusda ini sendiri ternyata mendapat tanggapan positif masyarakat. Sajadah mengungkapkan, meski aksi ini tidak dilaunching secara khusus, namun masyarakat sudah mulai ada yang menyumbangkan buku-buku bacaan. “Sudah ada yang mengirimkan dan membawa sendiri, ada juga yang sudah menawarkan ke kami,” klaimnya.

Dijelaskannya, masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam aksi ini tidak terikat. Termasuk juga dengan buku-buku yang akan didonasikan, bisa jenis buku apa saja. “Kita ini mencari buku sebanyak-banyaknya. Jadi buku apa saja selama bisa dibaca dan menjadi sumber ilmu bagi pembacanya silahkan didonasikan,” timpal Sajadah.

Buku-buku yang diterima dalam aksi gotong royong literasi ini sendiri, tidak harus sepenuhnya didonasikan. Pihaknya siap menerima jika ada pihak yang menyerahkan buku-bukunya dengan secara dipinjamkan. “Yang jelas kami akan pelihara buku-buku yang kami terima. Jadi kalau ada misalnya yang hanya meminjamkan, kami jamin bukunya akan terpelihara,” cetusnya.

Baca Juga  MAN 1 Sumbawa Wakili Sumbawa LCC Pemilu di Mataram

Selanjutnya buku-buku yang diperoleh dari aksi gotong royong literasi itu akan dimanfaatkannya untuk menambah koleksi perpustakaan. Selain itu juga untuk menunjang beberapa agenda programnya yang kini tengah digagas, salah satunya program wajib baca bagi siswa miskin. “Kami juga sedang menggagas kerjasama dengan beberapa organisasi dan komunitas untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Nah buku-buku itu nanti akan kita jadikan daya dukungnya,” bebernya.

Ia mengimbau masyarakat yang akan turut berpartisipasi dalam aksi gotong royong literasi tersebut dapat menghubungi langsung pihaknya. “Kami selalu siap menerima bantuan buku dari masyarakat,” imbuhnya. (HEN/SR)

iklan bapenda