Pemasok Shabu di Alas Tewas Tertembak di Malaysia

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (19/04/2017)

Pengungkapan kasus narkoba di Kecamatan Alas beberapa waktu lalu, merupakan prestasi gemilang jajaran Polres Sumbawa dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya. Pasalnya narkotika jenis shabu yang diamankan terbilang paling besar sepanjang sejarah Polres setempat. Sebab dari dua pengedar yang ditangkap berinisial YD dan MI ini, polisi berhasil mengamankan sekitar ½ Ons shabu-shabu atau seberat 53 gram. Dari pengembangan penyidikan yang dilakukan Satres Narkoba, terungkap barang haram itu dipasok oleh BR alias Bados warga Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa.

amdal

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MM yang dikonfirmasi SAMAWAREA usai pemusnahan barang bukti, mengakui hal tersebut. Bandar narkoba pemasok narkoba kepada dua pengedar di Alas ini ternyata sudah meninggal dunia. Bandar berinisial BR alias Bados tersebut tertembak polisi Diraja Malaysia setelah menjadi buronan Polsek Alas dalam kasus perampokan.

Memang diakui Kapolres, pasokan shabu itu sudah cukup lama dan disimpan tersangka YD dan MI selama berbulan-bulan. Ini dilakukan karena semakin ketatnya pengawasan dan tindakan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Sumbawa. Kondisi ini membuat kedua tersangka kesulitan untuk memasarkannya. Ketika barang haram itu hendak dijual, polisi berhasil mengendus dan meringkusnya. “Kami tidak surut dan tidak kalah akal dengan para pelaku narkoba, tetap terus berupaya untuk membersihkan Sumbawa dari barang haram itu,” tukas perwira dengan dua melati di pundak ini.

Baca Juga  Geger !! Mayat Gosong Ditemukan di Pinggir Sungai

Seperti diberitakan, kasus narkoba ini berhasil diungkap 30 Maret lalu. Tiga terduga pengedar narkoba dibekuk jajaran Polsek Alas. Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti empat poket shabu seberat 50-an gram. Selain itu sejumlah hanphone, pipet, korek api dan uang tunai jutaan rupiah. Para tersangka ini ditangkap di tempat berbeda. Dua di antaranya, BT (28) dan Ml (32)—keduanya warga Kecamatan Alas, dibekuk di bawah kolong rumah warga wilayah Dusun Praya Desa Kalimango. Satu orang lainnya, YD ditangkap di Kecamatan Buer setelah polisi melakukan pengembangan. (JEN/SR)

iklan bapenda