Lamar di DPD Hanura, JM Siap Bertarung di Pilkada NTB

oleh -4 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (17/04/2017)

Konstelasi politik menjelang Pemilihan Gubernur NTB 2018 selain hangat kini semakin berwarna. Putra terbaik NTB  banyak bermunculan bahkan sudah ada yang mendeklarasikan diri sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur. Bupati Sumbawa dua periode (2005-2010 dan 2010-2015), Drs. H. Jamaluddin Malik yang selama ini terlihat colling down sudah mulai bergerak. Karena desakan dari berbagai komponen, pria yang akrab disapa JM ini akhirnya ikut ambil bagian dalam prosesi Pilkada NTB 2018-2023. JM yang juga Ketua DPC Hanura Kabupaten Sumbawa ini telah melamar sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pada Tim Pilkada Partai HANURA NTB, Senin (17/4).

Masuknya JM di kancah Pilgub NTB kali ini diprediksi akan memberi corak tersendiri pada kompetisi Pilkada 2018. JM bahkan disebut-sebut memiliki kans kuat sebagai salah satu bakal calon Wakil Gubernur dari Pulau Sumbawa. JM memiliki pengalaman di pemerintahan yang sudah tidak diragukan lagi. Kiprahnya sebagai pamong sejati dinilai luar biasa. Menjadi Camat 15 tahun, pimpinan SKPD hingga menjadi Bupati Sumbawa dua periode. Posisi JM juga cukup kuat karena menjadi pimpinan partai politik saat ini. Di bawah kepemimpinannya Partai Hanura Kabupaten Sumbawa berhasil meraih suara terbanyak di Kabupaten Sumbawa pada Pemilu Legislatif 2014. Dengan gaya kepemimpinan yang mengkombinasikan karakter politik dan administratif ini, JM telah berhasil membangun daerah yang ditunjukkan dengan 52 prestasi nasional selama 10 tahun kepemimpinannya termasuk meraih peringkat 16 dari 383 kabupaten secara nasional tentang Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Semua itu merupakan modal kuat memimpin Nusa Tenggara Barat sebagai Gubernur maupun Wakil Gubernur.

Baca Juga  Rombongan Besar Menko Kemaritiman Kunjungi UTS

JM yang diwawancarai SAMAWAREA usai pendaftaran, mengatakan, keinginannya untuk maju di Pilgub NTB karena banyaknya dorongan dan aspirasi masyarakat termasuk dari kalangan birokrasi di Pulau Sumbawa dan Lombok. Hal ini menunjukkan elektabilitasnya masih cukup bagus. Terlebih lagi ini dilakukan sesuai dengan arahan DPD Hanura yang mulai membuka pendaftaran. Sebagai kader partai, JM mengaku melihat peluang yang cukup signifikan menjadi nomor dua (Cawagub). “Sudah ada 7 calon yang mendaftar di DPD Hanura NTB, dua di antaranya adalah kader Hanura termasuk saya salah satunya. Masih banyak yang berkeinginan untuk mendaftar. Nantinya akan diseleksi untuk memastikan tingkat elektabilitas baik sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur,” ungkap JM.

Secara terpisah, Ketua Tim Pilkada HANURA NTB Yeyen Seprian Rachmat, M.Si, mengapresiasi kader-kader HANURA yang berani dan siap berlaga di Pilkada 2018. Menurut Yeyen, sudah dua kader HANURA yang mendaftar salah satunya Drs. H. Jamaluddin Malik—Bupati Sumbawa periode 2005—2010 dan 2010–2015. Hal ini ungkap Yeyen, membuktikan bahwa Hanura sebagai partai politik berhasil mempersiapkan kader terbaiknya untuk memimpin daerah. (JEN/SR)

iklan bapenda