NW Kecam Pernyataan Rasis SHS kepada TGB

oleh -1 views
bankntb

MATARAM, SR (14/04/2017)

Penghinaan verbal yang dilakukan Steven Hadisudiryo Sulistyo (SHS) kepada Gubernur NTB Dr TGKH Muhammad Zainul Majdi, MA memantik reaksi keras dari keluarga besar Nadhlatul Wathan (NW).

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (PWNW) Provinsi NTB TGH Mahally Fikri mengatakan, keluarga besar NW mengutuk keras penghinaan Steven terhadap Zainul Majdi yang juga dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB). “Apalagi penghinaannya bersamaan dengan menghina pribumi dan warga Indonesia,” ujar TGH Mahally saat dikonfirmasi media ini di Mataram, NTB, Jumat (14/4).

Keluarga besar NW juga mendesak aparat kepolisian baik Kapolda NTB dan Kapolri mengusut tuntas kasus pelecehan sekaligus penghinaan yang dilakukan Steven terhadap seorang ulama, Gubernur NTB yang menjadi panutan rakyat Indonesia, khususnya nasyarakat NTB agar tidak menjadi kebiasaan yang akan diikuti oleh orang lain pada masa yang akan datang. “Indonesia harus bebas dari rasis dan tidak boleh satupun dan siapapun dia yang dibiarkan bebas hidup di negara tercinta Indonesia. NKRI dan bhineka tunggal ika harga mati,” tandasnya.

TGH Mahally menyampaikan, selama memimpin sebagai Gubernur NTB hampir 10 tahun, TGB menjadikan NTB sangat aman dan sikap toleransi antar umat menjadi prioritas utama sehingga hampir tidak pernah terjadi riak-riak dan saling melecehkan antar kelompok dan etnis. “NTB menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi semua etnis hidup berdampingan dan tidak pernah saling ganggu, ini harus terus kita jaga bersama. Keluarga besar NW NTB mendukung dan menyatakan sikap mari kita jaga marwah bangsa Indonesia ini dan Indonesia harus bebas dari rasis,” tambahnya lagi.

Baca Juga  Grebeg Tempat Penimbunan Miras, Polisi Sita 100 Liter Arak

Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat dihina seorang mahasiswa kelahiran Jakarta, Steven Hadisurya Sulistyo saat tengah mengantri di Bandara Changi Singapura, Ahad (9/4).

Dalam permintaan maafnya, Steven menyampaikan terimakasihnya kepada TGB yang telah memaafkan dan tidak menempuh jalur hukum. “Serta memberikan saya maaf atas kekhilafan saya menyebut kata-kata tidak pantas yaitu Dasar Indonesia, Dasar Indo, Dasar Primbumi, Tiko,” tutur SHS alias Steven. (NA/SR)

iklan bapenda