Cerita TGB yang Dimaki Mahasiswa Kelahiran 91 di Singapura

oleh -12 views
bankntb

MATARAM, SR (14/04/2017)

Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi membenarkan kejadian penghinaan yang menimpa dirinya dan istrinya saat berada di Bandara Changi Singapura oleh seorang mahasiswa kelahiran 1991 di Indonesia akibat kesalahpahaman dalam antrian. “Memang benar terjadi kejadian tersebut,” kata Zainul Majdi usai Shalat Jumat di Islamic Center NTB, Jumat (14/4).

amdal

Pria yang dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) itu menuturkan kondisi pada saat itu  memang agak kurang nyaman mengingat banyaknya antrian sehingga terjadi kesalahpahaman yang membuat dirinya dihina dengan perkataan yang sangat tidak pantas. Begitu mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, TGB hendak memproses hukum yang bersangkutan lantaran terus bersikukuh dan tersulut emosi. “Saya mau melapor karena awalnya tidak mau meminta maaf tapi kemudian meminta maaf ya sudah saya maafkan,” ungkap TGB.

Namun TGB enggan meneruskan perkara tersebut usai yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahannya di Pos Polisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dia meminta kepada warga NTB untuk tidak terpancing emosi dan mengedepankan keamanan dan ketertiban. “Tenang-tenang lah, jaga keamanan NTB,” imbau TGB.

TGB bercerita pada pekan lalu ia sempat berkhotbah tentang Quran Surat Al Hujurat ayat 13 tentang bagaimana perbedaan bangsa, suku, ras, bukan menjadi urusan manusia, melainkan ranah kekuasaan dari Allah SWT. “Jadi tidak boleh ada rasisme dalam Islam atau kepada umat Islam. Saya yakini betul Islam merupakan umat yang sangat toleransi,” TGB menegaskan. (NA/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Gubernur NTB: Pencegahan Harus Jadi Perhatian KPK