TNI Turun Tangan Atasi Sedimentasi Hambat Air Irigasi

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (12/04/2017)

Irigasi pertanian di wilayah Desa Dete Kecamatan Lape sempat terganggu. Hal ini akibat terjadinya sedimentasi di saluran irigasi setempat. Prihatin terhadap kondisi tersebut, aparat TNI dari Koramil Lape, turun tangan. Bersama warga, anggota TNI ini bergotong-royong mengatasi sedimentasi dimaksud.

Danramil Lape, Kapten Inf. Robert Pattipeilohy, Rabu (12/4) mengatakan, sedimentasi itu terjadi dampak dari banjir bandang yang menerjang wilayah Lape beberapa waktu lalu. sedimentasi itu menutup saluran irigasi sehingga air yang mengalir ke areal pertanian terhambat dan tidak lancar. “Kami bersama warga turun mengeruk sedimentasi itu. Upaya ini kami lakukan sebagai salah satu bentuk bakti sosial TNI terhadap masyarakat,” ucapnya.

TNI PeduliDalam kegiatan gotong royong ini, semua personel di Koramil Lape dikerahkan. Masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini juga berjumlah sekitar 150 orang. Karena keterbatasan, pengerukan saluran ini dilakukan dengan cara manual menggunakan alat seadanya. Setelah beberapa jam melakukan gotong royong, akhirnya air irigasi menjadi lancar. Masyarakat pun mengaku senang dan puas dengan kehadiran TNI yang membantu mereka.

Meski demikian penanganan itu bersifat sementara. Untuk jangka panjangnya, Kapten Robert telah berkoordinasi dengan salah seorang anggota DPRD Sumbawa, Yasin Musamma. Informasi yang diperolehnya, bahwa akan dilakukan normalisasi Dam Pedesaan di lokasi tersebut pada Juni mendatang. Pelaksanaannya melalui dana aspirasi. “Kami berharap dengan dibenahinya Dam di kawasan itu, air irigasi bisa terdistribusi lebih maksimal untuk para petani,” demikian Kapten Robert. (JEN/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Kasus Rombengan: Hakim Putuskan Kapal Tidak Dirampas, Jaksa Banding