Pedagang Ruko dan Kios Tolak Arfamart

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (11/04/2017)

Keberadaan Alfamart dan sejenisnya semakin menjamur hingga ke pelosok kecamatan. Kenyataan ini membuat pedagang tradisional seperti ruko dan kios, resah. Bertepatan dengan Launching Mini Market Alfamart di Kecamatan Plampang, Senin (10/4) kemarin, para pedagang tersebut menggelar aksi demo menolak keberadaan usaha berjejaring tersebut. Aksi ini membuat jajaran polsek setempat turun untuk melakukan pengamanan guna menghindari adanya tindakan anarkis.

amdal

Alfamart tolak 1

Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan ketika ditemui SAMAWAREA di lokasi kemarin, membenarkn adanya aksi penolakan beroperasinya Alfamart. Namun aksi itu berjalan aman dan tertib. “Alhamdulillah situasi dapat dinetralisir,” kata Sarjan.

Salah seorang warga, Marga Utama Gunawan, mempertanyakan status hukum berdirinya Alfamart di Kecamatan Plampang. “Alfamart masuk ke Plampang tanpa permisi, dan tidak ada pemberitahuan,” ucapnya. Keberadaan Alfamart dinilainya dapat mengancam pedagang toko kecil. Marga berharap pemerintah melalui pihak terkait bisa mendengar aspirasi masyarakat, bahwa perizinan Alfamart harus ditinjau kembali. (BUR/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Digandeng LSO, Kelompok KKN UTS Tanam 1000 Mangrove di Labuhan Mapin