11 Desa dan Kelurahan Ikut Lomba Terintegrasi Tingkat Kabupaten

oleh -9 views
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN HUMAS DAN PROTOKOL SETDA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (11/04/2017)

amdal

Sedikitnya 11 desa dan kelurahan mengikuti Lomba Terintegrasi tingkat kabupaten di Sumbawa Barat. Sejumlah desa tersebut merupakan utusan dari 8 kecamatan. Desa tersebut adalah Desa Beru Kecamatan Brang Rea, Desa Lampok Kecamatan Brang Ene, Desa Tebo Kecamatan Poto Tano, Desa Seran Kecamatan Seteluk, Desa Dasan Anyar Kecamatan Jereweh, Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk, Desa Talonang Baru Kecamatan Sekongkang, dan Desa Kertasari Kecamatan Taliwang. Selain itu ada tiga 3 besar hasil rekomendasi dari Kecamatan Taliwang yaitu Kelurahan Telaga Bertong, Kelurahan Dalam, dan Kelurahan Arab Kenangan. Lomba dalam kegiatan ini adalah Lomba Posyandu dan Lomba P2WKSS. Desa Beru Kecamatan Brang Rea merupakan desa pertama yang dinilai. Saat hadir di desa tersebut tim penilai dari kabupaten disambut sangat meriah dengan ratib dan alunan musik baguntung.

Lomba desa

Camat Brang Rea menyampaikan selamat datang kepada tim penilai kabupaten. Selain itu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memilih dan mengawali penilaiannya di Desa Beru. “Kami minta jajaran desa dan masyarakat dapat membuat tim terkesan. Kalau kesannya sudah bagus, pasti kita akan menjadi pertimbangan dalam penilaian nantinya,” ujar camat.

Ia berharap selain melakukan penilaian, tim kabupaten sekaligus melakukan pembinaan kepada Desa Beru untuk lebih meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat.

Baca Juga  Jelang Pilkada, Kapolres, Kajari dan Dandim KSB Sambangi Ketua Parpol

Di tempat yang sama Kades Beru menyebutkan bahwa desanya memiliki luas mencapai 894 Ha, dengan jumlah penduduk sekitar 158 jiwa yang sebagian besarnya petani. Untuk itu program desanya lebih diarahkan untuk kepentingan petani seperti membuat jalan usaha tani sepanjang 1 kilometer dengan lebar 4 meter. Selain itu pembangunan pasar tradisional dapat direalisasikan pada tahun ini guna mempercepat laju pertumbuhan perekonomian. “Kami terus berusaha maksimal melayani masyarakat dan kami yakin dalam lomba ini kami bisa menang,” cetusnya.

Ketua Tim Kabupaten sekaligus Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, Syaifullah mengatakan semua desa yang ikut dalam lomba ini merupakan kebanggaan kecamatannya masing-masing. Melalui lomba ini dia berharap hasilnya melebihi tahun-tahun sebelumnya. Selama ini dalam ajang tersebut, KSB selalu berada di peringkat dua Provinsi. Untuk itu pada tahun ini ditargetkan bisa meraih juara satu. “Kami bersama tim siap berbenah dan membimbing desa-desa supaya menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, ada tiga item penilaian dalam lomba ini. Yaitu bidang pemerintahan, bidang kewilayahan, dan bidang kemasyarakatan. Tapi yang paling penting bagaimana desa tersebut menggunakan anggaran yang sangat banyak dan dituntut berinovasi dan berkreasi dalam peningkatan pelayanan masyarakat. “Yang juara I mewakili kabupaten di tingkat propinsi,” tutupnya. (HEN/SR)

iklan bapenda