Mengidap Hydrocephalus, Bocah Ini Butuh Uluran Tangan

oleh -1 views
bankntb

MATARAM, SR (09/04/2017)

Memprihatinkan itulah kondisi yang dialami Muhammad Aprilian. Bocah berusia 3,5 tahun ini mengidap penyakit yang tak biasa yakni Hydrocephalus. Bocah dari Dusun Suntalangu Desa Suela Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur ini harus terbaring lemah di RSUP Provinsi NTB. Selain itu, orang tuanya berasal dari keluarga tidak mampu. “Awalnya saya melihat di medsos/facebook setelah itu saya sebarkan. Alhamdulillah banyak yang merespon dan bahkan Bapak Wakapolres Lotim sudah memberikan sumbangan,” terang Usmar Iwan Surambian SE yang menjabat Anggota Komisi I DPRD Propinsi NTB, seraya berjanji akan menjenguknya dan siap menggratiskan tiket pesawat pulang pergi untuk tiga orang keluarganya sehubungan dengan rencana Muhammad Aprilian dirujuk ke Bali.

amdal

Mengingat ini urusan kemanusiaan dan peduli sesama, Iwan—sapaan akrabnya berharap semua pihak dapat memberikan uluran tangan, sehingga proses penyembuhan anak tersebut dapat berjalan baik dan lancar. “Saya sangat berharap semua pihak untuk memberikan uluran tangan dalam menolong sesama. Terutama saudara Gubernur dan Bupati Lotim untuk segera mengirim anak ini agar dioperasi secepatnya. Karena jika terlambat, nyawa menjadi taruhannya,” kata politisi PKS ini.Bocah Hydrocephalus 1

Untuk diketahui ungkap Iwan, keluarga dari bocah ini tidak memiliki BPJS lantaran tidak mampu. Untuk itu, ia juga sangat berharap agar proses ataupun kepengurusannya tidak dipersulit. “Mudah-mudahan para Calon Gubernur juga mau mengikhlaskan rezekinya untuk membantu anak ini. Terlepas dari hal lainnya seperti indikasi politik tentunya, karena ini menyangkut kepedulian sesama secara sukarela. Itu yang jarang. Saya juga meminta bantuan lewat teman-teman alumni SD, SMA dan Fakultas Ekonomi Angkatan 90. Mari kita peduli akan sesama,” ajaknya.

Baca Juga  Warga Labuan Kuris Dimakamkan Layaknya Pasien Positif Covid

Penyakit Hydrocephalus adalah akumulasi abnormal cairan cerebrospinal di dalam otak. Cairan ini sering meningkatkan tekanan sehingga dapat memeras dan merusak otak. Pada normalnya cairan otak itu diproduksi dan diserap dengan seimbang. Jadi, begitu serapannya terganggu akibat suatu proses, seperti penumpukan cairan di otak, maka terjadilah hydrocephalus.

Hydrocephalus berkembang jika aliran cerebro spinal terhambat pada tempat sepanjang perjalanannya, timbulnya hydrocephalus akibat produksi yang berlebihan cairan serebrospinal dianggap sebagai proses yang intermiten setelah suatu infeksi atau trauma. Ini dapat terjadi kelainan yang progresif pada anak-anak yang disebabkan oleh papiloma pleksus, yang dapat diatasi dengan operasi. Hydrocephalus terkadang disebut “air di dalam otak’. (kata ‘hydrocephalus’ berasal dari bahasa Yunani yang artinya “kepala berair”). Hydrocephalus dapat terjadi sebelum lahir atau setelah lahir. Hydrocephalus dapat terjadi pada semua umur tetapi paling banyak pada anak usia di bawah 6 tahun. (NA/SR)

Bocah Hydrocephalus

iklan bapenda