CMS UTS Gelar Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

oleh -9 views
bankntb

Tumbuhkan Jiwa Enterpreneurship

SUMBAWA BESAR, SR (09/04/2017)

amdal

Cartigi Mushroom Farm (CMF) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) memberikan pelatihan kepada 20 orang dari berbagai daerah di NTB tentang Budidaya Jamur Tiram untuk pengembangan wirausaha, Sabtu (8/3). Pelatihan yang berlangsung di Laboratorium Bioteknologi itu, selain teori juga memberikan kesempatan kepada semua peserta untuk mempraktikkannya langsung.

Direktur CMF UTS Rizal Haqqin menjelaskan penyelenggaraan pelatihan itu agar masyarakat nantinya memiliki jiwa enterpreneurship dan mampu menjadikannya sebagai bentuk usaha baru. “Ke depannya kita akan terus melakukan pelatihan-pelatihan yang lebih luas di kalangan masyarakat,” terangnya.

Dekan Fakultas Bioteknologi UTS Andi BM menerangkan, komunitas CMF sendiri memiliki berbagai macam kegiatan, di antaranya budidaya jamur tiram, pembuatan bibit dan pelatihan-pelatihan budidaya jamur tiram di masyarakat. Tujuan dari pelatihan itu sendiri agar masyarakat yang mayoritas petani selama menunggu masa panen dan pasca panen yang agak lama, memiliki usaha skala industri dan memahami nilai ekonomis dari pembudidayaan jamur tiram. “Tujuan utama kami selain budidaya jamur tiram, juga mengembangkan jiwa wirausaha baik mahasiswa ataupun masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan Jamur 1

Saat ini, Tim CMF sedang membangun lumbung jamur di kawasan UTS dan setelah proses produksi menjadi stabil, berencana memperbesar usaha budidaya jamur tiram tersebut. Nantinya akan ada anak usaha dengan mengajak masyarakat untuk ambil bagian pada cabang-cabang usaha budidaya jamur tiram itu.

Baca Juga  Kabupaten Sumbawa Ditargetkan Jadi Daerah Penghasil Cukai Tembakau

Ahmad Rofi’i peserta yang berasal dari Sokotong Lombok Barat menyatakan ketertarikannya pada pelatihan CMF karena pentingnya informasi yang akan diperoleh. Selain itu juga karena masih minimnya pembudidaya jamur tiram di Lombok Barat. “Setelah mendapat info dari DASI NTB kami segera mengkonfirmasi untuk ambil bagian. Saya akan langsung menerapkannya nanti,” ungkapnya.

Selain itu, M. Barkah juga dari daerah sama menyampaikan terima kasih kepada CMF UTS yang sudah memberikan pelatihan budidaya jamur tiram tersebut. “Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk kami, insya Allah sepulang dari sini saya akan langsung mempraktikkan dan membagi ilmu kepada yang lain,” imbuhnya sembari mencampur bahan yang terdiri dari dedak halus, serbuk kayu dan kapur. (JEN/SR)

iklan bapenda