Kejaksaan Cek Lapangan 7 Desa Diduga Bermasalah

oleh -3 views
Kasi Intel Kejari Sumbawa, Erwin Indrapraja SH
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (07/04/2017)

Kejaksaan Negeri Sumbawa mengagendakan untuk turun lapangan mengecek tujuh desa di Kabupaten Sumbawa yang diduga bermasalah dalam pengelolaan dana desa. Menurut Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasi Intelijen, Erwin Indrapraja SH MH, Kamis (6/4) kemarin, pengecekan itu akan dilakukan minggu depan, menyusul adanya laporan 7 desa bermasalah dalam penggunaan dana desa Tahun 2016. Pengecekan ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan kebenaran informasi dugaan penyimpangan tersebut. “Tujuh desa diduga bermasalah ini sebagian pengaduan masyarakat, sebagiannya lagi temuan TP4D,” jelasnya.

Disebutkan Erwin—sapaan jaksa ramah ini, ketujuh desa itu adalah Desa Pamanto Kecamatan Empang, Desa Lape Kecamatan Lape, Desa Labuhan Burung Kecamatan Buer, Desa Lunyuk Rea Kecamatan Lunyuk, Desa Lenangguar Kecamatan Lenangguar, Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat, dan Desa Sebewe Kecamatan Moyo Utara.

Intinya laporan yang masuk ini terkait dengan pembangunan di desa, seperti item pengerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Selain itu ada juga yang tidak dikerjakan samasekali namun uangnya telah dicairkan. Meski demikian laporan yang masuk ke kejaksaan ungkap Erwin, tetap dikoordinasikan dengan Inspektorat selaku aparat pengawasan internal pemerintah. Selanjutnya Inspektorat melakukan pemeriksaan khusus (riksus) sekaligus pembinaan, di samping melihat ada dan tidaknya perbuatan melawan hukum (PMH) yang mengakibatkan kerugian negara. Jika hasil riksus bersifat administrasi, akan dilakukan pembinaan untuk melengkapinya. Sebaliknya jika ada unsure tindak pidana akan dilanjutkan dengan pengumpulan data (puldata).

Baca Juga  Bupati Minta Diknas dan Dikes Turun Tangan

Ia tidak menampik dari 7 desa ini, ada yang sudah ditingkatkan ke proses penyidikan. Adalah dugaan penyimpangan dana desa di Desa Pamanto Empang. “Sudah ada calon tersangka, tinggal ditetapkan saja,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda