Sumbawa Kembangkan Kawasan Perdesaan “JASAPRIMA”

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (06/04/2017)

Focus dan bersinergi  untuk membangun komitmen menyukseskan Program Pembangunan Kawasan Perdesaan JASAPRIMA (Jagung Sapi Srikaya dan Madu) di Kecamatan Utan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar rapat koordinasi di ruang rapat H. Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (5/4).

amdal

Kepala Dinas PMD Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat yang digelar hari ini untuk memberikan bobot dan mengetahui sejauhmana implementasi dari SK Bupati yang telah diterbitkan terkait penetapan Kecamatan Utan sebagai lokasi rencana pembangunan kawasan perdesaan. “Setelah berkoordinasi dengan kementerian terkait beberapa waktu lalu, sangat diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar segera menindaklanjuti hal-hal yang sudah disepakati, serta segera menindaklanjuti secara konkrit apa-apa yang sudah direncanakan,” ujar Doktor Can sapaan akrab Kepala DPMD.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Rasyidi dalam arahannya mengatakan program ini merupakan pilot project di NTB yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan pada tahun 2016 di Denpasar Bali yang melahirkan rencana pembangunan dari lintas sector.

Kepada masing-masing OPB, Sekda berharap agar focus dan bersinergi, karena semua OPD akan dan harus terlibat dalam mendukung program ini. Sekda juga menekankan kepada seluruh OPD agar dalam penyusunan rencana kegiatan untuk disesuaikan dengan kebutuhan bagi tercapainya program ini dan tetap menyesuaikan dengan RPJM.

Baca Juga  Dien Syamsuddin: Kebijakan Menteri Susi Harus Didukung

Kemudian kepada DPMD secara khusus Sekda berpesan agar menekankan kepada desa dalam wilayah Kecamatan Utan untuk ikut terlibat dalam pembiayaan kegiatan-kegiatan yang memungkinkan dibiayai dari dana desa melalui penganggaran dalam APBDes. Selain itu Ia menyarankan agar semua kegiatan OPD bisa focus sehingga tujuan akhir yang diharapkan. Yakni adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kawasan khususnya maka diperlukan adanya tematik unggulan. “Semoga program ini dapat berhasil sehingga dapat menjadi model yang dapat diterapkan di wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Sumbawa dan Provinsi NTB,” harapnya.

Untuk menunjang program ini berbagai kegiatan sudah direncanakan yang akan, sedang dan telah dilakukan. Di antaranya pengembangan/rehabilitasi sarana dan prasarana transportasi dan irigasi, pembangunan dan/atau rehabilitasi sentra produksi, sentra industry pengolahan hasil pertanian dan perikanan serta destinasi pariwisata, serta pemeliharaan sarana bisnis dan pusat bisnis, maupun penerapan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing. Selain itu pembangunan suplay energy untuk kebutuhan domestic dan industry, pengembangan pendidikan kejuruan untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas local, pengembangan kerjasama antar desa, daerah, BUM Antar Desa, pengembangan lembaga keuangan mikro serta penerapan TIK untuk memfasilitasi perdagangan dan pertukaran informasi. (JEN/SR)

iklan bapenda