Selingkuhi Istri Orang, Duda Nyaris Dihakimi

oleh -8 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (04/04/2017)

SI (45) dan KR (45) masih beruntung. Pasangan selingkuh yang tinggal di PPN Bukit Indah Kelurahan Seketeng ini nyaris menjadi bulan-bulan warga. Beruntung cepat diamankan ketua RT setempat dan langsung dievakuasi polisi yang terjun ke lokasi setelah mendapat laporan. SI adalah pria yang berstatus duda, sedangkan KR merupakan istri orang. Keduanya kedapatan berada di kamar kos-kosan, Selasa (4/4) pagi.

amdal

Kepala Kepolisian Pos Kota Polres Sumbawa, IPDA M Yusuf yang ditemui di kantornya, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berawal sekitar pukul 10.00 Wita, warga memergoki pasangan ini di kamar kost. Seketika lingkungan setempat gaduh. Keduanya nyaris dihakimi. Namun ketua RT setempat bersikap sigap mengamankan keduanya. Warga terus berdatangan, membuat ketua RT khawatir lalu meminta bantuan polisi. “Saat kami datang, massa sudah banyak. Karena jumlah kami sedikit kami menghubungi anggota Shabara, patroli dan SPKT Polres Sumbawa,” kata Yusuf.

Evakuasi pasangan selingkuh ini cukup alot. Setelah berusaha memberikan pemahaman kepada warga, akhirnya SI dan KR berhasil dibawa ke Pospol Kota. Terungkapnya kasus dugaan perselingkuhan ini kata Yusuf, setelah suami KR menemukan pesan singkat (SMS) di HP milik istrinya yang bercakap dengan SI. KR juga diketahui sudah mengontrak kos-kosan sebagai tempat pertemuannya dengan SI. Dari pengakuan keduanya, jika hubungan mereka sudah terlalu jauh.

Baca Juga  Dihadang 5 Orang, Tewas dengan Leher Tertebas

Meski demikian menurut Yusuf, kasus perselingkuhan ini delik aduan absolute. Jika suami KR melaporkannya secara hukum maka dapat diproses lebih lanjut, sebaliknya bila tidak dilaporkan akan diselesaikan melalui jalur mediasi. Terhadap kasus ini ungkap Yusuf, suami KR tidak keberatan, karena memang secara agama sudah bercerai dengan KR. Tapi karena mereka masih terikat pernikahan secara resmi menurut negara, suaminya masih mempersoalkannya. Setelah dimediasi dengan tokoh masyarakat setempat, akhirnya suami KR siap menyelesaikan secara kekeluargaan dengan catatan Sl harus menikahi KR. Kendati permasalahannya sudah selesai, Yusuf mengaku belum berani memulangkan SI dan KR ke PPN Bukit Permai karena ditolak warga. Hingga situasi normal, keduanya untuk sementara diamankan di Pospol Kota. (JEN/SR)

iklan bapenda