NTB Fokus Tangani Kemiskinan, Infrastruktur dan Investasi

oleh -0 views
bankntb

MATARAM, SR (04/04/2017)

Program penanggulangan kemiskinan, pembangunan infrastruktur dan investasi berkelanjutan, merupakan tiga sektor prioritas utama pada pembahasan Pra Musrenbang penyusunan Rencana Kerja Pememerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTB tahun 2018. Pra Musrenbang yang digelar di Hotel Lombok Raya itu dibuka Wakil Gubernur NTB, Muh. Amin, SH.,M.Si, Senin (3/4) menghadirkan para Kepala Bappeda kabupaten/kota se-NTB, Kepala OPD Provinsi NTB dan seluruh pejabat administrator lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Pra Musrenbang ini merupakan momentum mensinergikan dan mengkonsolidasikan program pembangunan di NTB.

amdal

Wagub NTB menegaskan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, membutuhkan penanganan  yang lebih progresif, inovatif dan kolaboratif. “12 indikator RPJMD yang belum mencapai target harus benar-benar dipastikan keberhasilan pencapaiannya,” tegasnya.

Berkaitan dengan prioritas pembangunan NTB yang masih bertumpu pada sektor pertanian dan pariwisata, Wagub menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur diharapkan mampu memberikan multiplayer effect terhadap geliat ekonomi masyarakat dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus mendorong investasi. “Daya tarik investasi tentu membutuhkan dukungan infrastruktur wilayah yang memadai,” imbuhnya.

Penerapan pendekatan Money Follow Program Priority dan menekankan Money Follow Concern menjadi prinsip perencanaan pembangunan tahun 2018. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur TGB saat pembukaan forum SKPD awal pekan lalu bahwa di tengah keterbatasan fiskal daerah, optimalisasi pemanfaatan sumber pendanaan harus dapat dilakukan untuk menjawab urgensi kebutuhan pembangunan 2018. “Tiga urgensi pembangunan tahun 2018 adalah memastikan program pembangunan yang dilaksanakan mampu menjawab persoalan yang tengah kita hadapi saat ini, kemudian meletakkan fondasi yang kokoh bagi keberlanjutan pembangunan pada periode pemerintahan berikutnya dan program 2018 mampu mengantisipasi beragam tantangan dan persoalan yang kita hadapi ke depan,” pungkasnya. (NA/SR)

.

iklan bapenda
Baca Juga  JPS Gemilang Menasional, Jadi Rujukan Strategi Penguatan UMKM/IKM