Kejayaan Sepakbola Sumbawa Harus Terulang

oleh -9 views
Ketua Assosiasi PSSI Kabupaten Sumbawa A Rahman Atta S.Ag.MM (tiga dari kiri) didampingi Ketua KONI Sumbawa H Mustami Hamzah, Sekretaris Umum Asprov PSSI NTB H Muhazam SP.MM serta Kabid. Olahraga pada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Sartono (paling kanan)
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (02/04/2017)

Kabupaten Sumbawa memiliki beragam potensi. Tidak terkecuali di dunia olahraga. Khusus yang sempat tersohor adalah sepakbola.  Sebagai salah satu kabupaten di NTB menjadi gudang atlit, Sumbawa cukup gemilang dengan sepakbolanya. Kejayaan sepak bola Sumbawa melalui club Persisum sempat terukir di era 1970-1980-an. Pada tahun itu bermunculan nama-nama yang sampai sekarang masih dikenang. Misalnya Adong dan John Bass.

amdal

Kejayaan masa lalu inilah yang diharapkan banyak pihak khususnya KONI Sumbawa untuk dikembalikan lagi. Terulangnya reputasi gemilang ini berada di pundak PSSI Sumbawa dan NTB serta pemerintah daerah. ‘’Kami sangat memahami bahwa kejayaan sepakbola di Sumbawa dulunya sangat gemilang. Padahal tidak sedikit bibit sepakbola asal daerah ini. Tinggal bagaimana mengelola potensi yang ada ini dengan baik,’’ kata Sekretaris Umum (Sekum) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTB, Muhazam SP MM pada Musyorkab (Musyawarah Organisasi Kabupaten) PSSI Kabupaten Sumbawa di Sumbawa Besar, Sabtu (1/4) kemarin.

Muhazam berharap penataan manajemen di PSSI harus lebih bagus. Dan untuk diketahui manajemen di PSSI terpisah degan club. Misalnya club Persisum, mereka memiliki struktur kepengurusan tersendiri, demikian dengan PSSI-nya. Agar prestasi olahraga di Sumbawa ini akan lebih maju, semua pihak harus terlibat dan memiliki kepedulian yang tinggi.

Ketua KONI Sumbawa Mustami Hamzah SH juga optimis bahwa dengan kepengurusan yang baru di PSSI mampu memberi warna tersendiri pada persepakbolaan di daerah ini. Diyakini bahwa bibit-bibit atlet tersebar di desa dan kecamatan. Karenanya kepada pengurus baru bisa menemukan calon pemain handal asal daerah ini. ‘’Saya masih ingat di Sumbawa ini begitu jaya di sepakbola. Bahkan ada nama Adong. Padahal yang bersangkutan berasal dari Kecamatan Lape. Nah, untuk menemukan bibit pemain tidak akan sulit, kami memberi keyakinan bahwa pihak PSSI bisa melakukannya dengan menggerakkan roda organisasi secara maksimal,’’ ujarnya.

Baca Juga  Atlet NTB Rajai Lintasan Atletik Cibinong

Lanjut Haji Mustami, jika semua cabang olahraga bisa mengelola organisasinya dengan baik, dan memberi pelatihan maksimal maka target Pekan Olahraga Provinsi X Tahun 2018 mendatang akan lebih baik dari sebelumnya. ‘’Keyakinan untuk juara umum tidak mustahil bila semua atlet pada berbagai cabang olahraga mengalami peningkatan prestasi,’’ tandasnya.

Sementara Bupati Sumbawa yang diwakili Ir A Yani–Staf Ahli Bidang Sumberdaya Aparatur dan Pemasyarakatan, memastikan bahwa tanpa ada kekompakan semua tim dalam sebuah organisasi termasuk di cabang olahraga mustahil akan maju. Ia berharap harus ada kesamaan visi pengurus olahraga, dengan merubah mindset yang menyebabkan kemunduran di bidang olahraga. ‘’Tumbuhkan keyakinan dalam frame berfikir, lakukan pola latihan yang matang, tanamkan disiplin yang tinggi serta ciptakan kekompakan yang baik, maka apa yang diharapkan bisa tercapai. Saya yakin di PSSI pun bisa melakukanya dengan baik,’’ pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda