Ngaku Polisi Ternyata Penipu

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (01/04/2017)

Sudah banyak kasus penipuan bermodus mengaku anggota polisi menginformasikan terjadi kecelakaan lalu meminta sejumlah uang. Kasus ini kembali terulang dan menimpa Agus Ariyanto (18) pelajar yang tinggal di Kelurahan Brang Biji, Sumbawa, Jumat (31/3) kemarin.

Saat itu korban sedang berada di rumahnya. Sekitar pukul 14.00 Wita, korban dihubungi pelaku melalui HP dengan nomor 081260416465. Pelaku mengaku dari kepolisian mengabarkan bahwa kakak korban mengalami kecelakaan lalulintas. Pelaku meminta uang sebesar Rp 2.000.000. Dalam keadaan panic, korban mentransferkan uang tersebut ke rekening No. 3273-01-032188-53-7 atas nama Pahlewi yang diketahui beralamat di Jalan Abri Panyabungan II Kecamatan Panyabungan. Beberapa menit kemudian, pelaku kembali menghubungi korban meminta dikirimkan pulsa sebesar Rp 1.000.000 ke nomor HP 081375472178. Merasa curiga korban enggan memenuhi permintaan tersebut. Belakangan diketahui kalau kakak korban tidak mengalami kecelakaan sebagaimana informasi pelaku.

Kasus serupa sudah beberapa kali terjadi. Sebelumnya seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Bugis Kecamatan Sumbawa dihubungi seseorang yang mengaku sebagai dokter. Pelaku mengabarkan anak korban berada di rumah sakit setelah jatuh pingsan di sekolahnya, dan akan segera dioperasi. Pelaku meminta korban mengirim uang Rp 3,5 juta. Kebetulan korban tidak memiliki rekening bank untuk menstranfer uang tersebut. Saat menuju salah satu ATM yang kebetulan melewati sekolah anaknya, korban mampir. Seketika korban kaget melihat anaknya yang ternyata segar bugar.

Baca Juga  Jangan Sebar Hoax, Jadilah Generasi yang Bermanfaat

Kasubag Humas Polres Sumbawa, AKP Waluyo mengakui adanya kasus penipuan tersebut. Ia juga mengakui sudah banyak kasus dengan modus yang sama. Karenanya Waluyo menghimbau masyarakat untuk waspada dan tidak cepat percaya sebelum melakukan cek dan ricek terhadap semua informasi yang diterimanya. (JEN/SR)

iklan bapenda