KP3 Bandara Bandara LIA Gagalkan Keberangkatan CTKW Sumbawa

oleh -0 views
Tika Ernawati (25) CTKW asal Dusun Pamunga, Desa Usar, Kecamatan Plampang
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (28/03/2017)

Petugas KP3 Bandara Lombok International Airport (LIA) berhasil menggagalkan keberangkatan Calon Tenaga Kerja Wanita (CTKW) asal Kabupaten Sumbawa, Senin (27/3) sekitar pukul 14.30 Wita. CTKW bernama Tika Ernawati (25) warga Dusun Pamunga, Desa Usar, Kecamatan Plampang ini diamankan karena tidak bisa menunjukkan dokumen keberangkatan dengan tujuabn Negara Singapura.

amdal

Sebelumnya Tika—sapaan CTKW itu berangkat dari Sumbawa menggunakan Travel Sumbawa Utama. Saat tiba di Bandara LIA, Tika langsung menuju pintu masuk keberangkatan. Ketika ditanya petugas kepolisian, Bripka Bahraen yang berada di pintu masuk, Tika gelagapan sehingga memunculkan kecurigaan. Setelah diinterogasi, Tika mengakui hendak berangkat menjadi TKW ke Singapura. Tapi ketika ditanya dokumen keberangkatan, Tika tidak bisa menunjukkannya. Selanjutnya Tika digiring ke petugas KP3 untuk dimintai keterangannya. Tika mengaku akan diberangkatkan ke Singapura melalui tekong bernama Eros. Tika akan diberangkatkan PT BGS. Untuk passport Tika, sementara masih di tangan Eros yang kebetulan berada di Sumbawa.

Setelah menjalani pemeriksaan, Kepala KP3 LIA, IPTU Suryadi menyerahkan Tika ke BP3TKI dab diterima Yusron—petugas setempat. Pihak KP3 kemudian menghubungi Eros. Oleh Eros tidak mampu menunjukkan dokumen keberangkatan. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Propinsi NTB, menyatakan bahwa CTKW itu tidak layak diberangkatkan.

Untuk diketahui, Tika berencana terbang ke Surabaya menggunakan Pesawat Lion Air JT694 pukul 15.30 Wit. Setibanya di Surabaya, Tika dijemput pihak PT BGS. Karena diamankan petugas KP3 LIA, scenario keberangkatan Tika pun gagal. Dalam waktu dekat Tika akan dipulangkan.

Baca Juga  Rawan Terjangkit Covid, Kapolres Bagi Ratusan APD Kepada Personil

Masna—bibi Tika, mengaku terkejut Tika bermasalah dalam keberangkatan. Dia mengaku sudah beberapa kali menghubungi keponakannya tersebut namun selalu gagal karena tidak aktif. (BUR/SR)

iklan bapenda