Pelajar SMP Tertangkap Bobol Toko Siang Bolong

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (24/03/2017)

Dua pelajar SMP nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap basah membobol toko pakaian (Distro) di Karang Irian Kelurahan Seketeng, Jumat (24/3) siang tadi. Dalam aksinya, dua pelajar berinisial AN dan AK serta seorang rekannya yang kabur, memanfaatkan situasi sepi. Sebab saat itu masyarakat setempat sedang melaksanakan Sholat Jumat. Namun perhitungan mereka meleset. Ternyata di dalam toko itu masih ada ibu pemilik toko. Sontak saja, ibu tersebut berteriak dan warga langsung berdatangan. Karena khawatir dihakimi massa, ibu pemilik toko merasa iba dan menyembunyikan para pelaku yang masih bocah ini di dalam rumah yang bersebelahan dengan toko tersebut. Untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan mengingat semakin padatnya warga di TKP, pemilik toko menghubungi polisi.

amdal

Polisi yang datang ke TKP mengamankan dua dari tiga pelaku. Dari tangan pelaku diamankan 17 lembar pakaian senilai jutaan rupiah. Selain itu polisi juga menyita sebotol arak. Sebab sebelum beraksi, salah seorang pelaku yang masuh duduk di bangku SMP ini menenggak minuman keras. Ini ditandai dengan mulutnya masih berbau alcohol dan matanya memerah.

AK yang ditemui SAMAWAREA di ruang Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumbawa, mengaku tidak masuk ke dalam toko. Dia juga tidak mengetahui jika rekannya, AN mencuri di toko tersebut. Dia hanya diminta menunggu di sepeda motor karena AN mengaku hendak mengambil pakaian yang baru saja dibeli rekannya berinisial SD di Toko Distro tersebut. “Saya tidak tahu kalau dia (AN) mencuri,” ujar AK lirih.

Baca Juga  Kejaksaan Ekspos Tiga Kasus, Dua Lanjut, Satu Dihentikan

Sementara AN juga membantah sebagai eksekutor. Dia hanya menerima hasil pencurian itu dari rekannya SD yang beraksi di dalam toko. “Saya hanya membantu saja siapa tahu dapat kebagian baju,” akunya.

Saat ini kedua pelajar tersebut masih menjalani pemeriksaan di penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim). Sebab salah seorang pelaku diduga melakukan aksi kejahatan yang sama di beberapa tempat. Dari hasil rekaman CCTV di sebuah apotik yang berada di sekitar Toko Distro, pelakunya nyaris identik. Hanya polisi sulit mengenali wajahnya karena menggunakan baju yang memiliki bagian penutup kepala. (JEN/SR)

iklan bapenda