Kembangkan Pariwisata, KSB Butuh Akses Transportasi

oleh -0 views
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (23/3/2017)

Kabupaten Sumbawa Barat memiliki wisata alam dan wisata budaya yang sangat potensial dan tidak kalah menarik dengan tempat wisata lainnya di Indonesia bahkan dunia. Seperti wisata alam pegunungan “Mantar” yang telah diplot sebagai desa budaya sekaligus lokasi paralayang berkelas internasional. Terbukti di lokasi ini beberapakali digelar perlombaan Paralayang dunia. Kemudian wisata pantai di Pantai Yoyo Kecamatan Sekongkang. Di lokasi ini juga kerap diselenggarakan event Surfing bertaraf dunia. Masih banyak ‘surga’ lain di KSB yang kaya potensi dan belum tergarap secara maksimal. Hal ini terjadi salah satunya karena terkendala akses transportasi, terutama jalur tol laut antar Benete, Labu Lalar, Kayangan dan Senggigi. Selian itu jalur udara dengan belum beroperasinya Bandara Sekongkang.

Wabup KSB Fud Syaifuddin ST bersama bupati dan wakil bupati kabupaten/kota di NTB foto bersama dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan
Wabup KSB Fud Syaifuddin ST bersama bupati dan wakil bupati kabupaten/kota di NTB foto bersama dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan

Terkait akses transportasi ini, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat. Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Fud Syaifuddin ST membeberkan potensi wisata KSB tersebut sekaligus harapan pemerintah KSB yang membutuhkan konektivitas jalur tol laut dan Bandara Sekongkang di Hotel Darmawangsa Jakarta, Kamis (23/3) kemarin. “Alhamdulillah kami dapat mempresentasikan potensi dan pengembangan pariwisata KSB dalam rangka menunjang kemajuan di bidang pariwisata khususnya di Pulau Sumbawa dan NTB, serta kami sampaikan kendala yang terjadi di KSB yaitu masalah tranportasi jalur tol laut dan Bandara Sekongkang,” kata Bang Fud—akrab Wabup disapa saat dihubungi via telepon seluler.

Baca Juga  AIP-PRISMA Gandeng Rumah Zakat Gelar FGD di Jorok

Menurut pejabat enerjik ini, sektor transportasi menjadi salah satu kendala di KSB dalam rangka mempercepat pengembangan pariwisata. Kendala ini disampaikan dalam forum yang dihadiri langsung Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Indroyono Susilo—mantan Menko Kemaritiman RI yang kini menjadi Staf Kehormatan Kementerian Pariwisata RI. “Semoga semangat kita Tau KSB berbanding lurus dengan semangat bangsa ini,” pintanya. (HEN/SR)

iklan bapenda