RSUD As-SYIFA Kekurangan Stok Darah

oleh -0 views
dr. Carlof, Direktur RSUD As-Syifa KSB
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN RSUD AS-SYIFA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (21/03/2017)

amdal

Setiap bulannya Rumah Sakit Umum As-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat selalu kekurangan stok darah. Hal ini semakin dirasakan menyusul adanya pelayanan cuci darah yang membuat kebutuhan akan darah semakin meningkat. Direktur RSUD As-Syifa, dr. Carlof yang ditemui SAMAWAREA di ruang kerjanya, Selasa (21/3) kemarin, mengakui kondisi tersebut. Kekurangan darah ini sudah dialami sebelum adanya pelayanan cuci darah. “Sebelum ada pelayanan cuci darah saja sudah kurang apalagi sekarang, ditambah lagi hampir setiap hari ada operasi,” kata Dokter Carlof.

RSUD Asy Syifa KSB
RSUD Asy Syifa KSB

Sebenarnya penyediaan darah menjadi tugas Palang Merah Indonesia (PMI) di KSB sebagai mitra rumah sakit. Sayangnya PMI setempat tidak aktif sehingga rumah sakit terpaksa menghandle melalui bank darah dan UPTD Transfusi Darah. Selain itu menjalin kerjasama dengan Satpol PP, Polres dan Brimob sebagai pendonor darah tetap setiap tiga bulannya. Namun demikian kekurangan darah tetap terjadi. Meski mendapat banyak darah masih banyak proses yang harus dilalui. “Seperti apakah darahnya sehat atau tidak, darahnya harus dibersihkan, dan dilakukan pemisahan golongan darah. Selain itu kita juga sering menjumpai golongan darah pasien sama dengan pendonor biasanya menggumpal karena tidak cocok, sehingga setiap bulannya kita kekurangan,” aku Dokter Carlof.

Saat ini pihaknya berupaya untuk melakukan terobosan baru. Salah satunya membuka stand pendonoran darah di tempat acara yasinan yang digelar setiap Hari Jum’at. Momen ini cukup bagus karena yang datang pada acara tersebut cukup banyak dan beragam. “Jika ini terealisasi kemungkinan kita tidak akan kekurangan darah lagi,” ucapnya.

Baca Juga  Banyak yang Sembuh, Pasien Positif Covid di RSMA Tersisa 5 Orang

Di samping itu, pihaknya juga membuka ruang kerjasama dengan seluruh OKP yang peduli terhadap aksi kemanusiaan ini. RSUD As-Syifa siap menfasilitasi baik peralatan maupun perlengkapan kantong darah, petugas hingga asupan makanan dan susu. “Untuk saat ini baru organisasi kemahasiswaan HMI yang datang mengajukan kerjasama dalam kegiatan donor darah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” demikian dokter ramah ini. (HEN/SR)

BROSUR MASTAR

iklan bapenda