Peringatan Hari Rimbawan Ajang Komit Menjaga Hutan

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (21/03/2017)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Balai KPH Puncak Ngengas Batulanteh bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB menggelar Penanaman Turus Jalan Samota pada ruas jalan Samota dan Donor Darah Rimbawan untuk Kemanusiaan, Selasa (21/3). Kegiatan yang digelar di eks Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sumbawa ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Rimbawan ke 34 Tahun 2017 dan Hari Pohon Internasional.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Ir. Madani Mukorom, B.SF.,M.Si dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Sumbawa mendapat bagian untuk upaya penanganan bencana khususnya di kawasan hutan dan lahan sebesar Rp 23 milyar. Dana ini diperoleh saat rapat di Istana Wakil Presiden yang dihadiri Wakil Gubernur NTB, 17 Maret 2017 lalu. Hari ini, sedang dibahas rapat terbatas dengan Presiden untuk penanganan pasca banjir yang terjadi di Bima, Sumbawa dan Lombok Timur yang merupakan upaya dari Pemerintah Provinsi dalam rangka pengendalian erosi dan banjir di wilayah NTB. Dengan tema Hari Bhakti Rimbawan tahun ini mengangkat tema “Dengan Semangat Kerja Nyata, Rimbawan Indonesia Bertekad Menjaga Kelestarian Hutan untuk Meningkatkan Pembangunan Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan”. Tema ini memberikan tanda bahwa untuk melakukan aktivitas di tingkat apapun yang saat ini diberikan mandat kepada Kesatuan Polisi Hutan di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Sumbawa, menjadi ujung tombak di lapangan. “Kami mohon karena institusi kehutanan telah ditarik ke provinsi, wakil bupati dan jajaran di Kabupaten jangan meninggalkan kami, harus tetap bekerjasama, berpadu dalam rangka melestarikan lingkungan hidup dan kehutanan. Itu merupakan amanat yang harus kita lakukan bersama dalam rangka lingkungan dan hutan lestari, masyarakat sejahtera,” harapnya.

Baca Juga  ASN KSB Kian Sejahtera, Bupati Berlakukan TPP

Selain penanaman pohon di jalan lingkar Samota dan aksi donor darah, dilakukan penandatanganan surat kesepakatan yang diinisiasi Kepala KPH Batulanteh dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dalam rangka mengembangkan pariwisata di wilayah KPH. Di Kabupaten Sumbawa khususnya di KPH Sumbawa akan dikembangkan kerjasama pembangunan hutan. Untuk mendukungnya, sudah ada sahabat Forestry yang membangun hutan. Dalam kegiatan tersebut juga digelar Inisiasi Lima Desa Ekowisata oleh Balai KPH Puncak Ngengas Batulanteh. Yaitu Desa Marente, Batudulang, Pernek, Pelat, dan Songkar.

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah berharap tema Hari Bhakti Rimbawan ini dapat menyemangati para rimbawan untuk terus berkiprah dan memberikan baktinya kepada bangsa dan negara. Peringatan hari bhakti seperti ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk merefleksi, menggali inspirasi, motivasi dan berbagai inovasi dalam kiprah kerja di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Rimbawan adalah sosok yang kuat dalam identitas, skill, perspektif berpikir, solidaritas dan bergotong-royong. Rimbawan juga sosok yang teguh dan tangguh, kuat dan disiplin dalam kerja dan pantang surut hadapi tantangan lapangan, serta memiliki jiwa survival. “Terus terang kami sangat membutuhkan kerjasamanya karena meskipun diambil alih oleh Provinsi NTB dampaknya tetap kita rasakan sehingga tidak akan bisa lepas hubungan antara pemerintah daerah dengan kawasan hutan,” pintanya.

Sumbawa memiliki wilayah hutan yang luas dan memerlukan penangan serius dari semua pihak. Kerusakan hutan akibat pembalakan liar telah menjadi pemicu bencana banjir dan tanah longsor. (JEN/SR)

iklan bapenda