Penerima Bantuan Modal Usaha Kecil Masih Diverifikasi

oleh -7 views
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UMKM KSB, Amin Sudiono
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (21/03/2017)

amdal

Kartu Bariri yang merupakan tiket masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat untuk mendapat pinjaman modal usaha bagi pengembangan usaha kecil, kini masih dalam tahapan verifikasi oleh pihak bank sebagai mitra pemerintah daerah. “Data penerima bantuan Kartu Bariri untuk modal usaha masih belum selesai diverifikasi factual oleh pihak bank bersama agen-agen di setiap desa,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UMKM, Amin Sudiono kepada SAMAWAREA, Senin (21/3).

Dikatakan Amin Sudiono, verifikasi factual ini sangat penting untuk menentukan siapa yang pantas mendapatkan bantuan termasuk berapa besar bantuan yang diterima. Data awal yang diajukan agen, masih ditemukan nama penerima bantuan yang belum sesuai criteria. “Misalnya harus ada usaha dan berapa besar usaha yang dia jalani, sehingga ada gambaran untuk menentukan besarnya bantuan modal usaha yang dikucurkan bank mitra pemerintah,” ujar Dion—sapaan akrabnya.

Untuk pemilik Kartu Bariri sebut Dion, bantuan modal usaha yang diberikan maksimal Rp 10 juta. Jika melebihi Rp 10 juta akan diarahkan ke dana KUR. Bantuan modal usaha ini diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil yang sering terjerat bank rontok (koperasi) yang memberikan bunga yang sangat tinggi.

Untuk saat ini pihak bank masih melakukan verifikasi di Kecamatan Taliwang. Memang diakui verifikasi ini lambat, mengingat petugas bank hanya memiliki waktu Sabtu dan Minggu. Meski belum rampung secara keseluruhan jika ada beberapa kecamatan yang sudah selesai dan dinyatakan memenuhi syarat, sudah bisa langsung mencairkan dana tersebut.

Baca Juga  Rendah, Minat Petani KSB Daftar Asuransi Jagung

Pemerintah daerah lanjut Dion, telah menyiapkan anggaran Rp 20 milyar untuk program bantuan pinjaman modal usaha ini. Kemungkinan di tahap awal ini dana tersebut tidak akan habis karena masih terdapat calon penerima yang belum sesuai criteria. “Kemungkinan kita akan membuka tahap kedua karena masih ada juga ada yang belum sempat didata oleh agen,” pungkas Dion. (HEN/SR)

iklan bapenda