10 Desa Terpencil di KSB Resmi Menerima Perangkat Internet

oleh -2 views
Kades penerima jaringan internet foto bersama Bupati Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM dan Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST serta Kadis Kominfotik, Ir. H. Muslimin M.Si
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (20/03/2017)

amdal

Jaringan internet untuk 10 desa terpencil di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dipastikan segera beroperasi. Hal ini menyusul penyerahan perangkat jaringan internet via satelit oleh Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir H. W Musyafirin, M.M kepada para kepala desa setempat di Lapangan Graha Fitrah, Senin (20/3) pagi tadi. 10 desa terpencil tersebut adalah Desa Talonang, Desa Tatar, Mataiyang, Rarak Ronges, Moteng, Mantar, Kiantar, Tuananga, Kelanir dan Desa Bangkat Monteh.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat, Ir. H. Muslimin, M.Si mengatakan, program internet untuk memperlancar komunikasi dan informasi ini dinamakan Mangoesky. Layanan ini merupakan layanan akses internet berbasis teknologi satelit. ‘’Kegiatan ini bekerjasama dengan Telkom yang terhubung ke desa-desa,” kata Haji Muslimin kepada SAMAWAREA.

Tujuan dari program ini ungkapnya, untuk pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi guna mendukung kinerja pemerintah dan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Selain itu lebih membuka diri pada dunia luar melalui akses internet. ‘’Akses internet ini sangat penting. Melalui jaringan internet ini aparatur desa dapat memberikan laporan secara cepat termasuk mendukung absensi online,” jelasnya.

Di tempat yang sama Kepala Desa Tuananga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah berupaya keras membuka akses desanya dengan memberikan jaringan internet. Keberadaan jaringan internet ini akan dimanfaatkan secara maksimal terutama dalam menunjang dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. “Semoga dengan adanya jaringan internet ini hubungan kami dengan pemerintah kecamatan, daerah, bahkan pusat guna mempercepat informasi yang masuk ke desa dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Cegah Covid-19, DPK Apindo Sumbawa Himbau Pengusaha Siapkan Posko Kesehatan

Sementara Kades Sapugara Bre, Andi Subandi berharap jaringan internet berbasis satelit ini ada di desanya. Untuk mewujudkannya, dia mengaku sudah menyiapkan anggaran melalui APBDes. Menurutnya, keberadaan jaringan internet sangat penting dan memiliki manfaat yang besar. Salah satunya memberikan kemudahan kepada pemerintah desa dalam mengakses program sekaligus menyebarluaskan program desa kepada masyarakat, sebagai bentuk keterbukaan terhadap informasi dan pelayanan publik. Meski demikian Ia tetap berharap Dinas Komunikasi dan Informatika tidak hanya memasang jaringan internet hanya untuk 10 desa terpencil, tapi semua desa di KSB. (HEN/SR)

iklan bapenda