Hasil Survey LSI, Ini Dia Tiga Besar Calon Terkuat

oleh -7 views
bankntb

Jika Pilgub NTB Digelar Sekarang

SUMBAWA BESAR, SR (19/03/2017)

amdal

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB masih setahun lagi. Meski demikian suhu politik mulai menghangat menyusul mengemukanya sejumlah figur yang kian gencar melakukan sosialisasi. Bukan hanya bertatap muka dengan masyarakat, menemui tokoh agama dan mendatangi tokoh masyarakat, tapi juga sederet baliho terpajang di sepanjang jalan dan setiap sudut kota. Cukup banyak nama yang digadang dan berpeluang menggantikan TGB M. Zainul Majdi. Namun jika suksesi NTB digelar saat ini, ada tiga yang bakal bersaing ketat.

Berdasarkan hasil survey Lingkaran Survey Indonesia (LSI) menyebutkan Suhaili FT menempati posisi teratas dengan 7,3% disusul Ahyar Abduh 6,4% dan Zulkieflimansyah 5,9%. Dari tiga nama ini yang menarik adalah Doktor Zul—sapaan Zulkieflimansyah. Meski terbilang sosok baru, tapi sudah mendapat tempat di hati masyarakat NTB. Padahal dari intensitas sosialisasi baru berjalan 2 bulan, berbeda dengan dua figure di atasnya, Suhaili (Bupati Loteng) dan Ahyar Abduh (Walikota Mataram) yang memang sudah cukup populer khususnya di wilayah Pulau Lombok. Menariknya lagi di bawah Doktor Zul, LSI menempatkan nama TGB M Zainul Majdi (Gubernur sekarang) dengan perolehan 5,7%. Dengan masih disebutkannya nama TGB memberikan gambarannya bahwa banyak masyarakat yang tidak mengetahui kalau TGB tidak boleh lagi mencalonkan diri. Dan yang mengetahui hal itu, pasti tidak menyebut nama TGB dalam survey tersebut.

Baca Juga  Istri Gubernur NTB Himbau Hindari Jajanan Sembarangan

Selain empat nama ini dalam survey LSI juga menyebutkan beberapa nama lain. Yaitu Ali BD (5,2%), Muh Amin (1,8%), M Syamsul Lutfi (0,9%), Qurais H. Abidin (0,7%), Najmul Ahyar (0,7%), Sunarpi (0,5%), Fahri Hamzah (0,3%), Zulkifli Muhadli (0,2%), Zainul Aroni (0,2%), Siti Rohmi Djalillah (0,2%), Nur Muhammad Hilal (0,2%), Mahalli Fikri (0,2%), M Syafruddin (0,2%), Lalu Rudy Irham Srigede (0,2%), Khairul Rizal (0,2%), dan Hasan Juwaini (0,2%). Sedangkan yang masih rahasia 0,9%. Tapi yang mengejutkan adalah yang belum atau tidak memilih masih sangat signifikan yakni 61,7 persen. Dari hasil survey LSI ini, secara umum belum ada calon gubernur cukup unggul didukung oleh masyarakat, karena persentase perolehan suaranya berada di bawah 10 persen.Survey LSI 222

 

Selain melakukan survey untuk sosok calon gubernur, Lingkaran Survey Indonesia juga membuat skenario pasangan dengan tingkat elektabilitas. Jika Ahyar Abduh—Qurais H Abidin (Sasak—Bima) dipasangkan akan memperoleh 14,9 persen, Suhaili FT—Mori (Sasak—Bima) 13,3 persen sama dengan persentase yang diperoleh Doktor Zul—Rohmi (Sumbawa—Sasak) yang juga 13,3 persen. Untuk pasangan Ali BD—Muh Amin (Sasak—Sumbawa) hanya 8,4 persen. Sedangkan yang masih ragu-ragu cukup tinggi yakni 48,9 persen. (JEN/SR)

iklan bapenda