Dirgahayu Damkar dan PPNI Diperingati Berbarengan

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (17/03/2017)

Peringatan HUT Damkar ke-98, HUT PPNI ke-43 di Kabupaten Sumbawa digelar berbarengan melalui upacara paripurna yang digelar di halaman Kantor Bupati, Jumat (17/3).

amdal

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi selaku pemimpin upacara dalam amanatnya menyampaikan bahwa petugas pemadam kebakaran berperan strategis dalam penyelamatan jiwa dan harta benda masyarakat sat terjadi bencana baik kebakaran maupun bencana banjir. Sosok petugas pemadam kebakaran hadir memberikan pelayanan kebakaran kepada masyarakat merealisasikan tugas pokok dan fungsi pemadam kebakaran yang dikenal dengan Panca Dharma yaitu, pencegahan dan pengendalian kebakaran, pemadam kebakaran, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat dan penanganan bahan berbahaya dan beracun.

HUT Damkar

Di samping tugas pokok tersebut, petugas pemadam kebakaran wajib siaga 24 jam, tidak mengenal hari libur, dan siap memadamkan kebakaran dengan motto “Pantang Pulang Sebelum Api Padam Walaupun Nyawa Taruhannya”. Pada peringatan HUT Pemadam Kebakaran ke-98 ini, Sekda mengajak semua pihak untuk melakukan gerakan perang terhadap kebakaran dengan mengedepankan tindakan preventif daripada responsive. Hal ini mengingat kebakaran dapat menimbulkan korban jiwa, kerugian materi, kehilangan pencaharian, kemunduran ekonomi, kerusakan lingkungan, dan bahkan khusus untuk ke bakaran hutan dan lahan gambut dapat menimbulkan bencana yang berdampak pada pencemaran asap yang mengganggu kesehatan dan transportasi serta aktivitas ekonomi berskala regional dan internasional.

Terkait dengan peringatan Hari Perawat Indonesia yang mengambil tema “Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat”, Sekda mengajak semua pihak untuk meningkatkan perilaku hidup sehat. Sejak awal pendiriannya, Perawat Indonesia bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) senantiasa mendampingi masyarakat menghadapi tantangan kesehatan dari masa ke masa. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, gaya hidup manusia pun turut berubah, menambahkan variabel baru dalam permasalahan kesehatan.

Baca Juga  Percepat Pelayanan, RSUD Asy-Syifa Tambah Dua Dokter Spesialis
gerakan cuci tangan
gerakan cuci tangan

Program pemerintah yaitu germas, gerakan masyarakat sehat merupakan salah satu upaya pembangunan kesehatan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup bangsa yang perlu didukung. Pencanangan gerakan masyarakat sehat mendorong semua untuk meningkatkan perilaku hidup sehat yang melibatkan seluruh komponen bangsa. Gerakan masyarakat sehat merupakan momentum untuk meningkatkan keterlibatan perawat dalam upaya meningkatkan kesehatan oleh pemerintah untuk masyarakat. Peranan perawat sebagai tenaga kesehatan yang merupakan garda depan dalam pelayanan kesehatan baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun di masyarakat, diperlukan dalam rangka pensuksesan inisiatif ini. Perawat merupakan profesi kesehatan yang terlibat dalam setiap tahap rentang upaya kesehatan, mulai tindakan promotif, preventif, kuratif sampai dengan rehabilitatif. Peranan yang komprehensif ini merupakan potensi besar yang perlu dimanfaatkan. Perawat dengan penguasaan keilmuan yang menyeluruh dapat terlibat dalam upaya penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dini, dan tentu saja, dalam upaya penyembuhan orang sakit. Di akhir upacara tersebut, digelar Gerakan Cuci Tangan bersama sejumlah perawat di Kabupaten Sumbawa. (JEN/SR)

iklan bapenda