Wagub NTB: Pentingnya Menjaga Keamanan dan Persatuan

oleh -0 views
bankntb

MATARAM, SR (15/03/2017)

“Alhamdulillah Provinsi NTB dalam suasana yang stabil baik dalam bidang pertahanan, keamanan, politik, dan ekonomi,” kata Wakil Gubernur NTB H. Muh. Amin, SH M.Si saat membuka Seminar Pemberdayaan Wilayah Pertahanan di Gedung Sangkareang, Selasa (14/3).

Wagub mengungkapkan saat ini masih banyak tawuran yang terjadi di daerah lain. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perhatian warga negara dalam upaya menjaga pertahanan dan keamanan negara. “Karena itu melalui seminar ini diharapkan dapat menjadi wadah edukasi yang membuka mata kita dalam menghadapi tantangan di bidang pertahanan dan kemananan negara,” harapnya. “Kita melihat banyak warga negara yang terusir dari negaranya sendiri. Hal itu disebabkan oleh ketidakstabilan politik dan keamanan di negaranya yang mengakibatkan mereka harus mengungsi atau pindah ke negara yang lebih aman. Betapa prihatinnya jika hal tersebut terjadi di Indonesia,” ujarnya lagi.

Untuk itu setiap warga Negara Indonesia perlu memelihara kemananan, ketertiban, meningkatkan rasa kebersamaan dan bhinneka tunggal ika agar tidak gampang tersulut hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Mengakhiri sambutannya, Wagub menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa tidak hanya di darat, laut dan gunung. Dalam menjaga aset bangsa tersebut penting untuk meningkatkan keamanan dan pertahanan negara agar wilayah dan aset jangan terlalu diintervensi atau dimasuki oleh pihak asing.

Baca Juga  Presiden Sebut Tiga Tantangan bagi Dunia Otomotif Sekarang

Seminar yang mengangkat tema “Meningkatkan Semangat Bela Negara Dalam Rangka Mewujudkan Pertahanan Negara yang Tangguh” ini dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Pelaksana Tugas Pokok Kementerian Pertahanan di Daerah, Kol. Inf. Eko Suprihantoro, Wakajati dan Kepala Bakesbangpoldagri.

Kol. Inf. Eko Suprihantoro dalam laporannya menyampaikan seminar ini sebagai salah satu program dalam upaya bela negara. Jumlah peserta dalam seminar ini 100 orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat. (NA/SR)

iklan bapenda