Lima Parpol Siap Lahirkan Koalisi Besar

oleh -1 views
bankntb

MATARAM, SR (15/03/2017)

Hiruk-pikuk dunia politik di Nusa Tenggara Barat (NTB) terutama jelang Pilkada 2018 kian memanas. Hal ini semakin agresifnya partai politik membangun komunikasi dan koalisi. Seperti yang dilakukan lima parpol besar yang mulai membangun koalisi. Kelima partai tersebut adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Konsolidasi lima parpol yang dikomandani PPP NTB tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPW PAN NTB H. Muazzim Akbar, Ketua DPD Partai Hanura H. Mudhan Hazdie, Ketua DPW PPP NTB Hj. Wartiah. Sedangkan DPW PKB NTB diwakili HL. Pelita Putra dan Gerindra NTB diwakili Abdul Thalib. Konsolidasi dilaksanakan di Kantor DPW PPP NTB, Selasa (14/3) malam itu juga dihadiri jajaran pengurus masing-masing parpol.

amdal

Koalisi yang ingin dibangun kelima parpol ini dalam rangka agenda Pilkada serentak 2018 mendatang baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dengan tetap memperhatikan mekanisme di masing-masing partai politik. Untuk mematangkan kembali konsolidasi ini, telah direncanakan melakukan silaturahmi dan dihadiri langsung ketua DPD/DPW. Tak hanya itu, pertemuan tersebut akan membicarakan beberapa hal, di antaranya bentuk dan isi dari nota kesepahaman bersama.

Koalisi 2 Menurut Ketua DPW PPP NTB, Hj Wartiah, tujuan digelarnya silaturahmi ingin merespon isu-isu yang berhubungan dengan pilkada serentak. “Kita ingin menyatukan persepsi dalam mengusung calon pada Pilkada serentak 2018 mendatang,” ucapnya.

Baca Juga  Pengurus KONI Kabupaten Sumbawa Tidak Boleh Rangkap Jabatan

Wartiah berharap koalisi yang akan dibangun tidak hanya sampai dengan Pilgub namun juga pilkada hingga tingkat bupati dan walikota. Karena dengan bersatunya kelima parpol tersebut dalam satu koalisi yang mencapai 29 kursi maka akan semakin kuat. “Siapapun yang kita usung bersama-sama maka pasti akan menang. Siapapun yang kita usung dalam pilkada pasti menang dengan kebesaran kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura NTB, H.Mudhan Hazdie menyambut baik silaturahmi tersebut, apalagi terkait dengan agenda pilkada serentak 2018 mendatang, karena silaturahmi antar partai politik dalam menghadapi agenda politik sangat diperlukan. Namun ungkap Mudhan, bahwa dalam partai yang dipimpinnya tersebut ada mekanisme yang harus dilalui dalam pilkada. “Di Partai Hanura kita ada mekanisme untuk konsultasi ke DPP dan tidak menutup diri untuk bersama-sama dengan partai politik lainnya dalam menghadapi agenda politik,” ucapnya.

Ketua DPW PAN NTB H. Muazzim Akbar mengaku pertemuan itu spontanitas untuk niat baik dalam mencari pemimpin terbaik bagi NTB. “Semoga cikal bakal yang akan kita bentuk poros tengah untuk mencari pemimpin terbaik dengan kekuatan yang kita punya 21 kursi,” ucapnya. Karena itu kedepannya perlu didiskusikan langkah-langkah apa yang akan dilakukan, namun tetap memperhatikan mekanisme di masing-masing partai. Ia setuju bahwa koalisi yang akan dibangun tidak hanya di tingkat provinsi, tapi juga kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada serentak 2018 di NTB. “Dengan adanya koalisasi yang akan dibangun ini, ke depannya tidak ada lagi kandidat atau calon yang mengaku sudah selesai di partai tertentu,” tukasnya.

Baca Juga  Gubernur NTB dan Gubernur DKI Jakarta Bareng Sapa Warga Lombok Timur

Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPW PPP NTB Nurdin Ranggabarani SH MH. Ia mengusulkan setelah koalisi terbangun, siapapun kandidat yang ingin maju harus mendaftar di masing-masing parpol koalisi. (NA/SR)

iklan bapenda