Wabup KSB Minta Pemprov Ber-NTB Secara Adil

oleh -0 views
Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (13/03/2017)

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST meminta pemerintah provinsi untuk memperhatikan daerah secara adil dan merata. Saat ditemui SAMAWAREA di ruang kerjanya, Senin (13/3) Bang Fud—sapaan Wabup mengaku sangat kecewa dengan pemerintah provinsi yang dinilai sangat tidak adil dan terkesan mengabaikan KSB. Bayangkan, KSB hanya mendapat dana Rp 20 Milyar dari Provinsi. Jumlah itu tidak sampai 1 persen dari total APBD NTB yang mencapai angka Rp 4,7 triliun. “Ini sangat miris, padahal penghasil terbanyak berasal dari daerah ini dengan adanya tambang saat ini. Tapi saat ada masalah yang terjadi di daerah penghasil emas ini tidak mau turun, ini akan mengganggu kemesraan kita dalam ber-NTB,” sesalnya.

Mirisnya lagi, saat dia menjadi pembicara pada acara SDGIS baru terungkap jika KSB tidak masuk dalam skala prioritas pembangunan yang dikerjakan provinsi. Dalam ber-NTB, semua kabupaten/kota yang masuk dalam wilayah NTB harus mendapat perhatian. Setiap daerah akan dibuat skala prioritas dalam pembangunannya. “Ini aneh KSB tidak masuk. Saya keberatan dengan ketimpangan ini,” tukasnya.

Sebagai daerah yang berada di ujung barat Pulau Sumbawa mengalami permasalahan. KSB memiliki dermaga dan bandara yang membutuhkan konektifitas agar pembangunan tidak tertinggal. “Ini bukan hanya PR KSB saja, tapi PR bersama. Kami penyumbang APBD NTB terbesar, jadi jangan kami dicuekin,  jangan Lombok saja yang dibangun, lalu kami kapan majunya. Jangan sampai kami berfikir kalau pemekaran provinsi lah solusinya untuk pembangunan di Pulau Sumbawa,” imbuh Bang Fud.

Baca Juga  Mantan Kasad, Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo Tutup Usia

Ia menginginkan pembangunan di NTB adil dan merata. Misalnya tahun ini anggaran diprioritaskan di Pulau Lombok, tahun depan diprioritaskan di Pulau Sumbawa. Jika masih menerapkan cara seperti ini dengan lebih memprioritaskan Pulau Lombok, mustahil Pulau Sumbawa bisa mengejar ketertinggalannya. (HEN/SR)

iklan bapenda